Ketum KERIS Rencanakan Bentuk BBH Ekonomi Rakyat, Saat Kunjungan ke DPP SKPPHI dan LPPKI DKI Jakarta 

Sabtu, 21 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Ketua Umum Komite Ekonomi Rakyat Indonesia Semesta (DPP KERIS) dr. Ali Mahsun Atmo, M. Biomed melakukan kunjungan ke Sekretariat DPP Studi Kebijakan Publik Penegakan Hukum Indonesia (SKPPHI) dan Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (LPPKI) DKI Jakarta yang bertempat di Gedung Linggar Jati, Pulomas, Jakarta Timur pada Kamis (19/5/2022).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh jajaran pengurus DPP SKPPHI dan LPPKI DKI Jakarta di kantor sekretariatnya.

Ketua Umum DPP KERIS dr. Ali Mahsun Atmo, M. Biomed dalam silaturahmi menyampaikan beberapa arahan dan mengintruksikan segera membentuk Badan Bantuan Hukum (BBH) Ekonomi Rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BBH Ekonomi Rakyat nanti kami tugaskan untuk mengkaji dan mengevaluasi keberadaan UU No. 20 Tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil dan menengah serta UU nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan Mengusulkan kepada eksekutif maupun legislatif agar dapat melahirkan sebuah regulasi yang dibutuhkan oleh pelaku ekonomi rakyat yang terdiri dari adanya regulasi sistim ekonomi Nasional dan adanya regulasi dalam bentuk UU Digital Ekonomi, atau setidak-tidaknya dalam bentuk Perpres,” ungkap dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed yang juga Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI).

dr. Ali Mahsum Atmo, M.Biomed juga menyampaikan agar BBH Ekonomi Rakyat juga Membuka kanal Bantuan Hukum.

“Point selanjutnya yang sangat penting adalah agar BBH Ekonomi Rakyat membuka kanal Bantuan Hukum secara mandiri, khususnya kepada semua anggota KERIS untuk menampung berbagai keluhan bantuan hukum secara mandiri, dan bertanggung jawab membantu serta mempermudah para pelaku ekonomi rakyat dalam hal administrasi hukum dan administrasi legalitas usaha, seperti pendaftaran izin usaha sertifikat usaha, izin edar, dan izin halal, izin usaha rumah tangga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP SKPPHI Ryanto Sirait, SH, MH yang diamanahkan untuk membentuk BBH Ekonomi Rakyat menyambut baik tawaran tersebut.

“Kunjungan dan Tawaran dari Ketum DPP KERIS tersebut kita sambut bajk dan kami siap untuk segera melaksanakan instruksikan tersebut paling lama dalam waktu satu minggu kedepan,” ulas Ryanto Sirait didampingi Sekretaris Jenderal DPP SKPPHI Megy Aidillova, ST yang juga Ketua LPPKI DKI Jakarta.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Tiarma Simanjuntak, Patrick Samosir, dan jajaran DPP KERIS. (MG)

Berita Terkait

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:43 WIB

Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep

Berita Terbaru