Kini, Giliran Mantan Sekdes Laporkan Kades Badur

Kamis, 30 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Setelah sebelumnya dilaporkan atas dugaan pemotongan gaji perangkat desa oleh warganya sendiri, kini giliran mantan Sekretaris Desa (Sekdes) setempat yang juga melaporkan Kepala Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Atnawi.

Kades Badur Atnawi dilaporkan ke  Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep atas dugaan pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) dan dugaan penyimpangan sejumlah proyek yang dibiyai APBDes.

Mantan Sekdes Badur, Herman mengatakan bahwa, seluruh bukti laporan beserta jenis pekerjaan dan jumlah anggarannya sudah disampaikan ke Kejari Sumenep. Namun secara detail, dirinya akan meyampaikan usai diperiksa oleh pihak kejaksaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua telah saya sampaikan ke Kejari Sumenep. Mulai dari dugaan korupsi pembangunan hingga pemotongan BLT DD tahun 2022,” ucapnya, Kamis (30/3/2023).

Saat ini, lanjut Herman, dirinya menunggu tindaklanjut dari Kejari Sumenep atas laporan dugaan pemotongan BLT DD tersebut. “Semoga kasus ini segera diusut,” harapnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Sumenep Mochammad Indra Subrata mengaku belum menerima laporan mantan Sekdes Badur itu.

“Sejauh ini belum sampai ke meja saya. Nanti saya akan mengkonfirmasi,” ucapnya.

Indra mengatakan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu isi laporan tersebut. Sebab,  Kepala Desa Badur juga dilaporkan ke Polres Sumenep atas dugaan pemotongan gaji perangkat.

Terpisah, Kepala Desa Badur, Atnawi membantah telah terjadi pemotongan BLT DD. Fakta sebenarnya, BLT DD itu dibagi kepada masyarakat yang tidak tercatat sebagai penerima bantuan.

“Terkait yang BLT DD bukan saya yang melakukan pemotongan. Waktu itu, masyarakat penerima BLT DD sendiri yang punya kepedulian pada warga yang tidak menjadi penerima. Itu disampaikan langsung oleh penerima,” jelasnya.(red)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru