KNPI Sumenep dan Kapolresta Bahas Galian C hingga Rokok Ilegal

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD KNPI Sumenep Khairul Umam bersama Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu dalam agenda silaturahim dan dialog terkait sejumlah persoalan daerah, termasuk galian C, rokok ilegal, lingkungan, serta penguatan sinergi antarpimpinan daerah.

Ketua DPD KNPI Sumenep Khairul Umam bersama Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu dalam agenda silaturahim dan dialog terkait sejumlah persoalan daerah, termasuk galian C, rokok ilegal, lingkungan, serta penguatan sinergi antarpimpinan daerah.

SUMENEP, detikkota.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep menerima silaturahim Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu di Kantor DPD KNPI Sumenep, Jalan Dr. Cipto No. 19, Kolor, Kabupaten Sumenep. Selasa (22/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum dialog antara KNPI dan jajaran kepolisian untuk membahas sejumlah persoalan yang berkembang di Kabupaten Sumenep, mulai dari lingkungan, penegakan hukum, ekonomi masyarakat hingga pentingnya penguatan sinergi antarpimpinan daerah.

Ketua DPD KNPI Sumenep, Khairul Umam, menekankan pentingnya kesamaan visi dan sikap antarinstansi dalam menangani berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Khairul Umam, persoalan daerah tidak cukup diselesaikan secara sektoral oleh masing-masing institusi. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan instansi terkait perlu memiliki arah kebijakan yang sama agar penanganannya berjalan lebih efektif.

“Yang kami dorong bukan hanya sinergisitas dalam bentuk komunikasi, tetapi kesamaan visi dan sikap. Kalau persoalan yang dihadapi masyarakat adalah persoalan bersama, maka cara kita melihat dan menyelesaikannya juga harus memiliki arah yang sama,” ujar Khairul Umam.

Salah satu isu yang menjadi perhatian KNPI adalah aktivitas galian C. KNPI meminta persoalan tersebut mendapat pengawasan serius karena berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dampak yang menjadi perhatian di antaranya kerusakan bentang alam, perubahan fungsi lahan, kerusakan jalan, debu hingga sedimentasi.

KNPI mendorong pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pengawasan serta penegakan aturan secara konsisten terhadap aktivitas galian C yang melanggar ketentuan.

Penanganan, kata Khairul Umam, tidak cukup hanya melalui penindakan. Pengawasan, penataan dan upaya pemulihan lingkungan juga perlu dilakukan secara terpadu.

“Kita harus memiliki sikap yang sama bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh dibayar dengan kerusakan lingkungan. Kalau hari ini kita membiarkan lingkungan rusak, maka biaya sosial dan ekonomi yang harus ditanggung masyarakat di masa depan akan jauh lebih besar,” tegasnya.

Selain persoalan galian C, KNPI Sumenep turut menyoroti peredaran rokok ilegal. KNPI mendukung langkah pemberantasan rokok ilegal, namun meminta penertiban dilakukan secara tepat sasaran agar tidak berdampak terhadap petani tembakau.

Menurut Khairul Umam, petani tembakau merupakan bagian penting dalam ekosistem ekonomi tembakau yang perlu mendapatkan perlindungan dan perhatian.

“Kita harus membedakan antara petani tembakau dengan aktivitas produksi dan peredaran rokok ilegal. Jangan sampai semangat pemberantasan rokok ilegal justru membuat petani tembakau menjadi pihak yang paling dirugikan,” katanya.

KNPI mendorong penanganan rokok ilegal dilakukan secara komprehensif dari sektor hulu hingga hilir dengan tetap memperhatikan kepentingan petani, tenaga kerja, pelaku usaha yang taat aturan, penerimaan negara serta aspek penegakan hukum.

Khairul Umam menilai persoalan galian C dan rokok ilegal menunjukkan pentingnya kesatuan visi antara pemerintah daerah, kepolisian dan institusi terkait.

“Kami berharap seluruh pimpinan daerah memiliki satu kesepahaman: terhadap kerusakan lingkungan kita harus tegas, terhadap pelanggaran hukum kita harus konsisten, tetapi terhadap kepentingan masyarakat kita juga harus sensitif. Jangan sampai penegakan aturan justru melahirkan persoalan baru bagi rakyat,” tuturnya.

KNPI menegaskan organisasi kepemudaan tidak bermaksud mengambil alih kewenangan pemerintah maupun aparat penegak hukum. Namun, KNPI menyatakan akan terus menyampaikan aspirasi masyarakat serta mendorong kebijakan yang mendukung keberlanjutan pembangunan dan kepentingan warga.

Sementara itu, silaturahim bersama Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara KNPI, kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya dalam menangani berbagai persoalan di Kabupaten Sumenep.

“Kita ingin Sumenep dibangun dengan visi yang sama. Lingkungan harus dijaga, hukum harus ditegakkan, ekonomi masyarakat harus dilindungi, dan setiap institusi harus bergerak dalam satu kepentingan: kepentingan masyarakat dan masa depan Sumenep,” pungkas Khairul Umam.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

HUT PMI ke-81, PMR SMKN 1 Kalianget Gelar Donor Darah dan Kumpulkan 26 Kantong
IAWP 2026 Bahas Perdagangan Orang, Polwan Indonesia Perkuat Jejaring Internasional
UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan
Buruan Polisi, DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Akhirnya Diamankan
Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri Sebut Sebuah Kehormatan
Soekarno Run Banyuwangi Diikuti 4.900 Peserta, Tahun Depan Ditargetkan Bertaraf Internasional
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:21 WIB

KNPI Sumenep dan Kapolresta Bahas Galian C hingga Rokok Ilegal

Selasa, 22 September 2026 - 12:56 WIB

HUT PMI ke-81, PMR SMKN 1 Kalianget Gelar Donor Darah dan Kumpulkan 26 Kantong

Selasa, 22 September 2026 - 12:02 WIB

IAWP 2026 Bahas Perdagangan Orang, Polwan Indonesia Perkuat Jejaring Internasional

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan

Senin, 21 September 2026 - 08:03 WIB

Buruan Polisi, DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Akhirnya Diamankan

Berita Terbaru