Kodim 0724/Boyolali Gelar Latihan Penanggulangan Bencana di Wonosegoro

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Kodim 0724/Boyolali bersama instansi terkait melakukan simulasi penanganan bencana di Kecamatan Wonosegoro.

Personel Kodim 0724/Boyolali bersama instansi terkait melakukan simulasi penanganan bencana di Kecamatan Wonosegoro.

BOYOLALI, detikkota.com – Menjelang musim penghujan, Kodim 0724/Boyolali menggelar latihan penanggulangan bencana di Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sinergi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana alam.

Latihan tersebut melibatkan personel Kodim 0724/Boyolali, Polres Boyolali, BPBD, Tagana, PMI, Damkar, Satpol PP, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Pasi Ops Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Muslih, mewakili Dandim Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat koordinasi dan kemampuan semua unsur dalam menghadapi situasi darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Latihan ini tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi sarana untuk mengasah kemampuan dan memperkuat kerja sama di lapangan,” ujarnya.

Kapten Muslih menambahkan, koordinasi dan komunikasi menjadi faktor penting dalam penanganan bencana. Melalui latihan terpadu ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin solid sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Simulasi meliputi berbagai skenario penanggulangan bencana, seperti evakuasi korban banjir, pemindahan ke tempat pengungsian, pendataan pengungsi, pelayanan kesehatan awal, serta pendirian dapur umum dan distribusi logistik.

Ia berharap, hasil evaluasi dari latihan ini dapat digunakan untuk memperbaiki kekurangan yang ada. “Semua pihak harus bersatu dan bersinergi agar dampak kerugian, baik materiel maupun nonmateriel, dapat diminimalkan ketika bencana terjadi,” pungkasnya.

Penulis : Agus Kemplu

Editor : Agus Kemplu

Berita Terkait

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin
Pemkot Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan, Waspadai Isu Super Flu
Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:15 WIB

PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:23 WIB

Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB