Kombes Pol Yusep : Kedapatan Pungli Seragam Sekolah Akan Ditindak

Senin, 6 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Dalam pembelajaran tatap muka (PTM), Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya sempat mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah agar tidak memaksakan wali murid membeli seragam melalui koperasi sekolah.

Hal tersebut telah diatur dalam Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, saat ini petugas akan melakukan pemantauan dan monitoring. Jika memang benar adanya oknum, pihaknya akan melakukan tindakan atau pun pendalaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun hal itu, sampai hari ini belum ada laporan,” jelas Kombes Pol Yusep, Senin (6/9/2021).

Ketika ditanya, apakah penarikan biaya oleh sekolah itu termasuk pungli? Yusep mengatakan jika sampai saat ini belum ada laporan tersebut. “Jadi kita tidak bisa mempresepsikan hal tersebut. Kita akan dalami terus,” katanya.

Yusep menambahkan akan konsisten dan apabila ada oknum yang melakukan penyimpangan, pihaknya akan melakukan penanganan semaksimal mungkin sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami belum terima laporan, jadi belum koordinasi, baik dengan DPRD,” tutup Kombes Pol Akhmad Yusep.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sebelumnya juga sudah mengingatkan kepala sekolah agar tidak memaksakan wali murid untuk membeli seragam.

Faktanya di lapangan, masih ditemukan warga yang merasa dipaksa untuk membeli seragam sekolah dan merasa terbebani lebih-lebih dalam massa pandemi ini.

Kami dari Dinas Pendidikan juga sudah mengingatkan kepada kepala sekolah untuk tidak memaksakan, tidak mengharuskan dan tidak mewajibkan siswa atau wali murid membeli seragam baru,” jelas Supomo, Jum’at (3/9/2021) lalu. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB