Komitmen PT Garam Persero Benahi Sektor Industri Garam, PB HMI: Kami Dukung Penuh

Senin, 25 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Garam

Petani Garam

JAKARTA, detikkota.com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendukung komitmen Dirut PT Garam Ahmad Ardianto untuk membenahi sektor industri garam lokal.

Diketahui, Ahmad Ardianto dilantik sebagai Dirut PT Garam pada 18 Agustus 2020. Sejak dilantik, pria yang akrab disapa Didik itu menargetkan agar garam yang dihasilkan PT Garam Persero dapat lebih berkualitas.

Atas dasar komitmen tersebut, Pj Ketua Uum PB HMI, Romadhon Jasn mendukung penuh terhadap niat baik Dirut PT Garam tersebut. Menurutnya, memang harus ada komitmen yang kuat untuk dapat membenahi sektor industri garam lokal ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diakui atau tidak, persoalan di sektor industri garam sangat kompleks. Kendati demikian, hal tersebut harus diurai satu persatu. Dengan komitmen Dirut PT Garam ini, setidaknya ada angin segar yang kemudian diharapkan juga berdampak signifikan terhadap petani garam di bawah,” katanya dalam keterangan persnya, Senin (25/10/2021).

Romadhon mengatakan, upaya PT Garam dalam meningkatkan kualitas garam yang nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mengangkat kesejahteraan para petani.

“Tentu upaya ini harus dibarengi dengan upaya PT Garam dalam memberikan pemahaman dan pelatihan-pelatihan kepada para petani garam lokal agar kualitas garam sesuai dengan yang diharapkan, yakni berkualitas,” ungkap Romadhon.

Kemudian berkenaan dengan upaya penambahan jalur pemasaran, dimana PT Garam sudah menggandeng kampus ternama di Surabaya juga diharpkan tidak sekedar pada persoalan penentuan harga garam.

“Lebih dari itu, kita harapkan pemerintah dapat menuangkan pokok-pokok pikiran untuk juga dapat mengurai terhadap adanya mafia-mafia garam di bawah. Sehingga, para petani garam tidak menjadi korban terhadap pola permainan harga garam. Sekalipun misalnya nanti PT Garam sudah mematok harga,” ujarnya.

Sebagaimana taglinenya, lanjut Romadhon, tumbuh bersama rakyat. Maka, sudah menjadi kewajiban bagi PT Garam untuk betul-betul memperjuangkan para petani garam.

”Bagi kami, PR PT Garam selain menargetkan produksi garam juga mampu memberikan kesejahteraan para petani garam,” tandasnya. (red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru