Lagi Motor Tak Bertuan Ditinggal di Jembatan Suramadu, Diduga Bunuh Diri

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Motor Honda Supra warna hitam putih bernopol L 5250 LO yang ditinggal pemiliknya di bentang tengah Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) sudah diamankan pihak kepolisian.

Warga setempat pun menduga, bahwa si pemilik motor itu bunuh diri dengan cara meloncat dari atas jembatan.

Selain motor, juga ditemukan helm warna hitam dan beberapa kartu identitas. Di antaranya KTP hingga STNK dan juga dompet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan kartu identitas yang ditemukan petugas, tercatat nama Mastoki (30) warga asal Omben, Sampang, Madura yang tinggal di Jalan Tenggumung, Gang Randu, Surabaya.

Kanitreskrim Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Soeryadi membenarkan temuan identitas tersebut. Namun, pihaknya belum bisa menyimpulkan kartu identitas itu milik pengendara motor yang diduga bunuh diri di Jembatan Suramadu.

Semalam ada pihak keluarga yang melapor ke kantor. Katanya kenal dengan pemilik motor,” ujar Soeryadi saat dikonfirmasi, Jumat (10/9/2021).

Kata pihak keluarga, motor itu milik kakak iparnya. Kemudian ditinggal di situ (Jembatan Suramadu),” tambahnya.

Menurut Soeryadi, dari keterangan keluarga korban, sempat menghubungi kakak iparnya untuk mengambil motor yang ditinggal di Jembatan Suramadu, sebelum akhirnya ditinggalkan begitu saja.

Kami belum bisa menyimpulkan. Namun dugaannya mengarah kesitu (bunuh diri). Mohon waktu, ini masih dilakukan penyelidikan,” jelasnya. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB