Mahasiswa di Bluto Gelar Aksi Menolak Tambang Fosfat

Kamis, 28 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Bluto (FMB) melakukan aksi seruan moral Menolak Keras Tambang Fosfat, Kamis (28/1/2021), bertempat di Depan Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep.

Mereka menilai adanya Tambang Fosfat di Kabupaten Sumenep akan merusak Alam. “Alam itu di jaga dan di rawat bukan di rusak, oleh karenanya jika tetap dibiarkan bukan hanya berdampak terhadap alam saja, akan tetapi juga berdampak kepada masyarakat sekitar/pribumi,” kata Amiruddin Syam, selaku Koordinator FMB.

Sebelum melakukan aksi tersebut, sejumlah mahasiswa ini sempat berdiskusi dengan pihak kecamatan yang ditemui oleh Ibnu Fajar selaku Sekretaris Camat Bluto. Dalam diskusi yang cukup panjang itu pihak kecamatan mengaku telah ada beberapa titik lokasi di Kecamatan Bluto yang akan dijadikan tambang fosfat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pihak kecamatan ternyata memberikan lampu hijau dengan adanya tambang fosfat di sejumlah titik, diantaranya Desa Bluto dan Desa Gingging,” paparnya.

“SekCam juga menyampaikan bahwa ada miskomunikasi Dinas Perizinan (DPM-PTSP) dengan pihak camat, tau-taunya itu sudah menjadi tahapan Revisi RTRW untuk penambahan tambang Fosfat,” imbuhnya.

Dengan begitu, Amiruddin Syam yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisariat PMII Stita ini bersama dengan mahasiswa Bluto lainnya akan terus mengawal penolakan terhadap tambang fosfat. “FMB akan terus mengawal menolak Tambang Fosfat,” tegasnya. (Md)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Turun ke Sawah Dukung Percepatan Tanam Hadapi El Nino
BEMSU Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di Kangean, Desak Penanganan Serius
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade
Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Penyaluran LPG 3 Kg di Lumajang Ditata Ulang, Akses Masyarakat Jadi Prioritas
Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:36 WIB

Kapolres Sumenep Turun ke Sawah Dukung Percepatan Tanam Hadapi El Nino

Senin, 13 April 2026 - 13:12 WIB

BEMSU Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di Kangean, Desak Penanganan Serius

Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB

Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 - 19:49 WIB

Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa

Sabtu, 11 April 2026 - 11:21 WIB

Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep

Berita Terbaru