Malam Takbiran Warga Surabaya Dilarang Takbir Keliling

Selasa, 11 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Tiga Pilar, TNI dan juga pemerintah kota akan gelar patroli khusus untuk menindak warga di Surabaya yang menggelar takbir keliling.

Nantinya, para petugas akan keliling Kota Surabaya atau mendatangi langsung lokasi adanya laporan takbir keliling.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, dalam patroli ini petugas akan meberikan imbauan. Tindakan persuasif ini nantinya petugas akan bertindak humanis dalam memberikan solusi buat warga Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiga Pilar akan melaksanakan patroli keling dan menindak secara humanis. Karena ini malam menyambut kemenangan, sehingga boleh takbir hanya dilakukan di rumah dan tempat ibadah saja,” sebutnya, Selasa (11/5/2021).

Namun demikian, warga Surabaya sudah tahu betul bahwa malam takbir nanti hanya boleh dilakukan secara terbatas. Terbatas tersebut, lanjut Isir, adalah jumlah kuota tempat ibadah yang digunakan. Sehingga protokol kesehatan (Prokes) 5M bisa dilaksanakan drngan baik.

Jika menemukan adanya warga takbir keliling menggunakan mobil atau kendaraan besar, maka petugas Tiga Pilar akan menindak secara halus. Yakni dengan melakukan pengamanan dan mengantar gerombolan takbir keliling ini pulang atau ke tempat asal.

“Akan diberikan keleluasaan namun tetap ingat 5M. Semoga masyarakat dalam menyambut kemenangan Hari Raya Idul Fitri nantinya tetap sehat, aman dan khusuk dalam beribadah,” tutup Isir. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB