Maraknya Penipu Berkedok Judi Online

Minggu, 20 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Pandemi Covid-19 masih menyisakan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, saat yang tepat dimana semua kalangan harus bahu-membahu dalam membangun perekonomian bangsa ini agar segera bangkit kembali seperti semula. Namun kini masyarakat kita menjadi sasaran empuk para penipu yang berkedok judi online.

Link video :

IMG_4685

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak sedikit para orang tua yang mengeluh lantaran para penerus dan calon pejuang bangsa diracuni oleh maraknya perjudian online yang begitu mudah dan bebas diakses di internet tanpa ada kesulitan sedikpun, tidak cukup sampai di situ, situs judi online tersebut mempunyai marketing pemasaran (Sales), dimana mereka bertugas menawarkan perjudianya lewat telepon langsung ataupun pesan singkat maupun WhatsApp kepada mangsanya, dengan cara itulah mereka menggencarkan aksi tipu muslihatnya, para marketing itu merayu dan memberikan iming-iming agar mangsanya dapat mendaftar dan berjudi.

Salah satu situs judi online yang berhasil media ini temukan fakta bernama DREAMPLAY77. Situs tersebut banyak menawarkan berbagai bonus yang berlebihan bagi member baru melalui marketing (sales) agar orang tergoda dan tertarik untuk berjudi.

Karena bagi member baru mendapatkan 100% bonus tanpa TO (Trun Over) atau dalam istilah sudah bisa di WD (Withdraw) tanpa melakukan perputaran. Bahkan Agen atau sales yang itupun sampai mengirimkan video promonya. Sehingga tak sedikit orang yang mendaftar dan kemudian melakukan deposit sebanyak mungkin.

Namun, pada kenyataannya, hal itu tidak sesuai ekspektasi, agen tersebut menipu, tidak bisa di WD harus betting (bertaruh) dulu atau harus melakukan perputaran permainan sehingga pada akhirnya saldo habis atau KALAH.

Kesimpulannya jangan gampang tertarik dengan promosi yang ditawarkan oleh berbagai agen dari situs judi online. Apalagi pada era ini permainan judi online sangat marak di kalangan remaja dan dewasa karena banyak sekali promosi iklan web atau situs judi online di media sosial yang menawarkan hasil untung yang banyak. Sehingga, tertarik untuk bermain tanpa memikirkan bahaya dan akibatnya.

Dalam hal ini pemerintah dan para Penegak Hukum harus hadir di tengah-tengah masyarakat, karena memberantas situs judi online tersebut juga bagian dari pada membangkitkan ekonomi kerakyatan.

“Ada satu cara sederhana untuk pemerintah kita bisa memberantas Judi Online yaitu dengan membuat situs-situs dimaksud tidak dapat diakses setidaknya dengan mudah, kalau ini terus dibiarkan maka sama saja pemerintah kita saat ini membiarkan judi online menjamur dan meraja lela,” Arif Wahyudi Jakarta, Sabtu (19/03/2022) kemarin. (Red)

Berita Terkait

Sabu 0,10 Gram Ditemukan di Gudang Hotel Sumenep, Pria 52 Tahun Diamankan
Jual Beli Pil Y Terbongkar di Gapura, Polresta Sumenep Amankan 311 Butir
Jelang Muktamar ke-35 NU, Puluhan Posko Kesehatan Disiagakan 24 Jam
Para Kiai Sepuh Serukan Muktamirin Jaga Marwah NU dan Hindari Intervensi
Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis
Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Sabu 0,10 Gram Ditemukan di Gudang Hotel Sumenep, Pria 52 Tahun Diamankan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Jual Beli Pil Y Terbongkar di Gapura, Polresta Sumenep Amankan 311 Butir

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Jelang Muktamar ke-35 NU, Puluhan Posko Kesehatan Disiagakan 24 Jam

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Para Kiai Sepuh Serukan Muktamirin Jaga Marwah NU dan Hindari Intervensi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis

Berita Terbaru