Memperingati September Kelam BEM Se Kabupaten Tangerang Menggelar Aksi Solidaritas

Selasa, 21 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, detikkota.com – Aksi demonstrasi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Se Kabupaten Tangerang (BEM Se Kabupaten Tangerang) yang di laksanakan di lampu merah tiga raksa berakhir damai. Aksi tersebut dianggap sebagai bentuk solidaritas.Senin 20-09-2021.

Aliansi BEM se kabupaten Tangerang yang terdiri dari kampus Sekolah Tinggi Teknologi Mutu (STTM),Insan pembangunan (IP),Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA),Putra Perdana Indonesia (PPI), Universitas Muhammadiyah Banten (UMB),Sekolah Tinggi Farmasi (STF) dan Universitas Tangerang Raya ( UNTARA).

Presiden Mahasiswa STTM Gilang Purnama mengatakan aksi solidaritas ditujukan kepada aktivis aktivis HAM yang sampai sekarang kasus nya masih banyak belum terselesaikan.Menurutnya, mereka telah gugur di medan juang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi solidaritas, ini sebagai wujud duka cita kita kepada kawan-kawan kita yang sudah meninggal karna memperjuang kebenaran” ujar Gilang di lokasi aksi, Senin (20/09/2021).

Ali Isma selaku Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banten menegaskan kasus HAM yang terjadi di Indonesia harus segera di tuntaskan secepatnya oleh pemerintah. Mengingat dan melihat bahwasanya perjalanan bangsa Indonesia yang sudah mencapai 76 Tahun berdiri tapi masih banyak kasus kasus pelanggan HAM yang belum selesai sampai saat ini

Dedi Gunawan selaku presiden mahasiswa IP pun mengatakan bahwa Aksi september hitam hari ini adalah untuk mengenang bahwasanya selama perjalan berdiri nya bangsa ini telah banyak terjadi pelanggaran HAM berat terjadi di Indonesia. dari pembantaian 1965-1966 pasca G30S/PKI, Tragedi tanjung priok, semanggi II, Pembunuhan aktivis HAM Munir said tholib,sampai terakhir tindakan brutal aparat keamanan saat reformasi di korupsi 2019 menjadi sejarah kelam dalam pengamanan aksi pasca reformasi.

Senada dengan Dedi. Presiden mahasiswa PPI ahmad saeful bahri kami menuntut kepada pemerintah maupun aparat agar segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM yang ada di indonesia. Kami juga menuntus kepada aparat agar kasus pembunuhan munir di kategorikan sebagai kasus kejahatan luar biasa bukan kejahatan biasa. Agar terhindar dari asas kadaluwarsa. Kami juga mendesak pemerintah agar segera mengusut tuntas kasus kasus HAM bukan hanya yang terjadi di bulan september saja tapi kasus kasus yang terjadi bulan lainnya.

Lain hal nya yusuf naufal wakil presiden mahasiswa STBA mengatakan Aksi-aksi seperti ini hanya akan menjadi ceremonial belaka dan akan terus menggantung kasusnya tanpa ada kejelasan jika pihak-pihak yang bertanggung jawab tidak ada i’tikad baik dalam menuntaskan kasus-kasus tersebut.

Kami menuntut agar kepolisian tidak bertindak represif saat mengawal aksi karena bisa menimbulkan cheos.
Semoga dengan adanya aksi ini masyarakat dan mahasiswa kab Tangerang tidak lupa dengan pelanggaran kasus HAM ujar Rohmi sabda azis STIKes Faathir Husada Tangerang.

Aksi berjalan damai dan Mereka juga menggelar aksi teatrikal dan berbagai orasi. Kepolisian bersama TNI juga ikut mengamankan aksi itu. (Dio)

Berita Terkait

Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Dipastikan Aman, Pupuk Indonesia Jamin Distribusi hingga Kepulauan
Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Ketum LSM BIDIK Ajak Publik Tetap Objektif
Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan
Ratusan Jurnalis MIO Dijadwalkan Datangi Polda Metro Jaya, Beri Dukungan kepada Ketum yang Jalani Pemeriksaan
Kapolresta Sumenep Ikuti Binrohtal, Tekankan Penguatan Integritas dan Profesionalisme Personel
Libatkan Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Banyuwangi Jadi Contoh Penerapan Ekonomi Biru ASEAN
Kapolresta Sumenep Kunjungi Kodim 0827, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Kondusivitas Daerah
Disambut Ketua Bawaslu Sumenep, Enam Mahasiswa UNIBA Madura Mulai Program Magang

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:29 WIB

Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Dipastikan Aman, Pupuk Indonesia Jamin Distribusi hingga Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:21 WIB

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Ketum LSM BIDIK Ajak Publik Tetap Objektif

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:46 WIB

Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:44 WIB

Ratusan Jurnalis MIO Dijadwalkan Datangi Polda Metro Jaya, Beri Dukungan kepada Ketum yang Jalani Pemeriksaan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kapolresta Sumenep Ikuti Binrohtal, Tekankan Penguatan Integritas dan Profesionalisme Personel

Berita Terbaru