Nikah Muda Jadi Tren Remaja di Pamekasan

Sabtu, 24 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Remaja yang kebelet minta nikah di Kabupaten Pamekasan, Madura semakin mengalami peningkatan.

Berdasarkan catatan Pengadilan Agama Pamekasan, sepanjang bulan Maret tahun 2020 sampai bulan Maret tahun 2021, setidaknya terdapat total 326 remaja yang mengajukan permohonan dispensasi nikah. Sebelumnya di tahun 2019 hanya terdapat 43 remaja.

Hery Kushendar, Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Pamekasan menyampaikan, meningkatnya jumlah ini merupakan imbas setelah diresmikannya Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019, Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya menilai, setelah diberlakukannya perubahan atas UU itu peningkatannya sangat signifikan. Dan tren remaja yang mengajukan dispensasi nikah diantaranya berkisar umur 16 tahun sampai 19 tahun.

“Dulu sebelum diberlakukannya UU itu yang mengajukan dispensasi nikah tiap tahunnya sekitar 15 sampai 20 orang. Meningkat tajam memang dari sebelumnya,” ujarnya, Sabtu (24/4/2021)

Selain itu, Hery menjelaskan bahwa lonjakan itu juga disebabkan sejumlah faktor lain, salah satunya dimana orang tua mengalami ketakutan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anaknya.

“Jadi, alasan orang tua itu karena anaknya sering keluar berdua dengan calonnya dan hubungannya sangat erat. Orang tua takut hamil diluar nikah. Makanya diajukan dispensasi nikah,” tutupnya. (Fauzi)

Berita Terkait

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:48 WIB

Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Berita Terbaru