Pasar Jamu Nguter, Dapat Prioritas Himbauan 5M dari Satgas Covid-19 Kecamatan Nguter

Kamis, 18 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKOHARJO, detikkota.com – Dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 saat ini, harus dengan penerapan Protokol Kesehatan 5M, Anggota Koramil 02/Nguter, Polsek Nguter dan Satpol PP Kec. Nguter melakukan himbauan ke pedagang dan pengunjung Pasar Jamu Nguter.

Sehubungan pemberlakukan PPKM Mikro di Kab. Sukoharjo dalam rangka memutus penyebaran virus Covid-19, Koramil 02/Nguter, Polsek Nguter dan Satpol PP Kecamatan Nguter dalam himbauannya menyampaikan kepada para pedagang dan pengunjung supaya memahami tentang pencegahan penyebaran Covid-19 jangan sampai menjadi claster baru dalam penyebaran disekitar lingkungan pasar.

Diharapan pedagang dan pengunjung selalu menerapkan 5 M yaitu memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, selain memberikan himbauan sekaligus membagikan masker secara gratis baik ke penjual dagangan maupun ke pembeli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danramil 02/Nguter Kapten Arh Bahrun, S.T mengatakan kegiatan Himbauan 5M dan membagikan masker merupakan langkah preventif yang dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Nguter untuk mencegah penyebaran Covid-19 sehingga Kabupaten Sukoharjo terbebas dari Covid-19.

“Pasar Jamu Nguter hari ini mendapat prioritas dalam pelaksanaan himbauan dan pembagian masker, mengingat di pasar adalah tempat rawan penyeberan virus Covid-19,” pungkasnya. (Agus Kemplu)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB