Pasca Sidak, Komisi III DPRD Sumenep Agendakan Panggil 2 OPD dan 6 Distributor

Minggu, 9 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengagendakan pemanggilan 2 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Dua OPD yang akan dipanggil yakni Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM Perindag) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Tujuannya, untuk mengkroscek hasil temuan waktu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor pupuk bersubsidi.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dulsiam mengatakan, dalam rapat tersebut 2 OPD harus bisa menghadirkan 6 distributor pupuk bersubsidi yang ada di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para distributor itu akan dimintai penjelasan soal beberapa temuan Pansus kaitannya dengan kelangkaan pupuk yang dialami petani di Sumenep,” katanya, Minggu (9/4/2023).

Pihaknya mencurigai, terjadinya kelangkaan pupuk yang dialami petani karena ada distributor pupuk bersubsidi tidak punya kantor dan gudang, sehingga rentan mengakibatkan penyelewengan pupuk bersubsidi.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Sumenep melakukan sidak ke beberapa distributor pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep.

“Dalam sidak itu kami melihat langsung keberadaan distributor pupuk bersubsidi. Jadi, Pansus menemukan ada distributor pupuk bersubsidi yang tidak memiliki kantor kemudian tidak memiliki gudang, dan itu berpotensi pendistribusian pupuk tidak sesuai harapan,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Dulsiam, Pansus memandang penting untuk memanggil 2 OPD, Dinkop UKM Perindag dan DKPP serta 6 distributor pupuk yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Nanti hasilnya seperti apa, kita menunggu setelah bertemu dua OPD dan 6 distributor,” tandasnya.(red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB