Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah, Keamanan WNI Jadi Prioritas

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar.

JAKARTA, detikkota.com — Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau seluruh jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sementara waktu. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif guna memastikan keselamatan dan keamanan warga negara Indonesia (WNI).

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan imbauan tersebut mempertimbangkan situasi dan kondisi di kawasan Timur Tengah yang dinilai belum sepenuhnya kondusif.

“Kami menghimbau kepada seluruh jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sementara sampai situasi benar-benar kondusif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi saat ini berpotensi berdampak terhadap keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah. Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah terus berkoordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri RI guna memantau perkembangan situasi.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah yang saat ini sudah berada di Arab Saudi. Mereka diminta tetap berkoordinasi dengan Kantor Urusan Haji, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, serta perwakilan resmi pemerintah Indonesia lainnya.

Dahnil memastikan pemerintah siap memberikan fasilitasi, informasi, serta perlindungan kepada seluruh jemaah umrah Indonesia yang berada di Tanah Suci.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan maskapai penerbangan, pihak hotel, dan penyedia layanan lainnya untuk menjamin kebutuhan dan keselamatan jemaah tetap terpenuhi selama berada di Arab Saudi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Ismail, berharap penyelenggara travel umrah dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di daerah dapat meningkatkan komunikasi dengan pemerintah pusat agar keamanan jemaah tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik yang terjadi.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang
Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026
Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR
Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah
Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi
Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi
6.047 Jemaah Umrah Telah Kembali, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Sementara
Kemenhaj Pastikan 58.873 Jemaah Umrah Aman di Arab Saudi di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:29 WIB

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:01 WIB

Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:14 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:53 WIB

Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi

Berita Terbaru