Pemilihan Ketua SPSI Unit Perkebunan PT Glenmore Di Warnai Instruksi Dari Tokoh Masyarakat Sekitar Perkebunan

Minggu, 16 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Unit perkebunan PT Glenmore menggelar pemilihan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( SPSI) periode jabatan 2021 – 2026 Bertempat di rumah dinas perkebunan glenmore. Sabtu ( 15/1/2021)

Dalam masa perjalanan para pekerja sudah sepenuhnya mendapat perlindungan hukum secara perundang-undangan serta hak hak yang harus di berikan oleh pihak perusahaan.

Di hadiri oleh jajaran pegawai PT . Perkebunan glenmore serta 42 perwakilan dari berasal dari 5 Afdeling yang ada di wilayah perkebunan glenmore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara pemilihan yang di kemas dengan sistim voting dari 5 calon perwakilan Afdeling tersebut di menangkan oleh Andayani dari Afdeling sumbermangis.

Saat berjalannya acara salah seorang tokoh masyarakat yang bersebelahan dengan wilyah perkebunan glenmore Afdeling kalitakir Bernama Saman Hadi mempertanyakan keabsahan proses pemilihan yang sedang berlangsung, menurut Saman bahwa proses tersebut di nilai cacat hukum di karnakan dari 5 calon merupakan bagian dari perusahaan sendiri.

Ada beberapa poin pertanyaan yang di ajukan kepada ketua panitia penyelenggara, terkait beberapa peraturan dan pasal serta baiknya keharmonisan karyawan kebun dan struktur organisasi SPSI.

“semua peserta calon ketua SPSI PT perkebunan itu mengemban jabatan di perkebunan dan salah satunya sebagai Mandor Besar, itu sangatlah berpengaruh negatif terhadap organisasi. Secara fakta apakah seorang ketua yang masih terikat dengan menejemen perkebunan dapat mengawal semua keluhan para buruh dengan maksimal, sedang yang bersangkutan masih berkaitan dengan aturan-aturan perkebunan,”ujarnya

sehingga, Lanjut Saman Hadi” pemilihan ini tidak sesuai prosedur, karena seharusnya dalam terselenggaranya pemilihan itu, harus mengetahui ketua lama, sedangkan yang berlangsung ini terkesan ada hal yang disembunyikan oleh panitia. Bahkan apakah sudah di sampaikan pertangungjawaban ketua lama kepada seluruh anggota Serikat,” ungkapnya

Bahkan Saman Hadi menilai dengan blak blak,an semenjak SPSI di emban oleh Ribut Sama sekali tidak terbuka dan baru kali” selama ketua SPSI di jabat oleh Ribut sama sekali tidak terbuka dan baru kali ini saja semuannya terkesan terbuka,” cetus saman Hadi

Menanggapi hal tersebut, usai pemilihan dan penetapan ketua SPSI, Ribut selaku ketua panita pelaksana dan merupakan ketua SPSI Unit Perkebunan PT glenmore yang lama mengatakan kepada awak media bahwa, pembentukan organisasi dalam perkebunan itu ada peraturannya tersendiri, seperti halnya yang terjadi saat ini, yang unggul suara merupakan mandor besar dan lebih tau akan situasi dalam kebun, sudah barang tentu tau akan keberadaan para pekerja,” papar Ribut

” Bahkan seorang ketua SPSI yang berasal dari karyawan perusahaan harus memiliki kepala dua dan berkepala dua pak, memang di kala ketua SPSI orang dalam plus minesnya pasti ada bahkan dari orang luarpun pasti ada,” tandasnya

Bahkan dalam kesepatan tersebut ribut mengaskan bahwa ” secara prestasi dan kwalitas jauh dari yang di harapkan oleh perusahaan, hanya saya saja pihak perkebunan masih memiliki rasa sosial sehingga masih di pekerjakan,” jelasnya

Dalam keterangannya pada awak media Ribut meyebutkan ada kurang lebih 600 buruh dari 5 Afdeling PT perkebunan Glenmore, hanya saja dalam pantau pada saat pelaksanaan voting pemilihan ketua SPSI periode tahun 2021- 2026 kali ini tercatat dalam buku daftar hadir sebanyak 42 orang yang di domisani oleh pihak keamanan dan juga pegawai serta staf kantor.( Her)

Berita Terkait

Miris! Dana PIP Siswa SMK di Sumenep Diduga Dipotong Oknum Kepala Sekolah
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja
Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar
Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:11 WIB

Miris! Dana PIP Siswa SMK di Sumenep Diduga Dipotong Oknum Kepala Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:37 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:38 WIB

Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terbaru