Pemkab Bangkalan dan IAI Jatim Tampilkan Tiga Desain Revitalisasi Alun-Alun, Masyarakat Dilibatkan Beri Masukan

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, detikkota.com – Upaya revitalisasi Alun-Alun Bangkalan memasuki tahap baru dengan melibatkan partisipasi publik. Pemerintah Kabupaten Bangkalan bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur untuk merumuskan tiga desain alternatif yang selanjutnya akan mendapat masukan dari masyarakat.

Presentasi tiga konsep desain tersebut digelar di Pendopo Agung Bangkalan, Minggu (7/12/2025), setelah melalui rangkaian workshop sejak awal November. Ketiga desain mengusung pendekatan berbeda, antara lain konsep lanskap hijau, ruang keluarga, serta nuansa religius yang menyesuaikan karakter masyarakat setempat.

Sebagai bentuk keterbukaan, Pemkab Bangkalan menayangkan video simulasi desain selama sepekan di halaman Pendopo Agung untuk menerima kritik dan saran dari warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan bahwa revitalisasi alun-alun bukan sekadar pembaruan tampilan, tetapi pembangunan ruang publik yang dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat. Ia mengakui adanya tantangan anggaran seiring berkurangnya dana transfer pusat pada tahun mendatang, namun tetap optimistis pengerjaan bisa dilaksanakan bertahap.

“Setidaknya bisa dimulai dari jogging track atau bagian lain yang tidak memerlukan anggaran besar,” ujarnya.

Bupati juga membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta, termasuk melalui program CSR, guna mempercepat proses revitalisasi dan mengurangi ketergantungan pada APBD.

Sementara itu, Ketua IAI Jawa Timur Ar. Fafan Tri Afandy menjelaskan bahwa desain yang dipamerkan merupakan hasil diskusi panjang, pembekalan, dan empat kali review. Proses ini turut melibatkan Asosiasi Arsitek Lanskap Indonesia (IALI) Jawa Timur serta peserta dari sejumlah perguruan tinggi.

Tiga desain yang diserahkan kepada Pemkab dapat dipilih salah satu, digabungkan elemennya, atau dikembangkan menjadi konsep baru sesuai kebutuhan kota. Dengan mekanisme yang inklusif, revitalisasi Alun-Alun Bangkalan diharapkan menghasilkan ruang publik yang tidak hanya estetis, tetapi juga relevan dengan budaya lokal dan kebutuhan masyarakat.

Penulis : EDW

Editor : EDW

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB