Pemkab Sumenep Umumkan TIHT 2025, Pengusaha Rokok Lokal Apresiasi

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok (PR) Sumenep, H. Sahwan Wahyudi atau H. Udik.

Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok (PR) Sumenep, H. Sahwan Wahyudi atau H. Udik.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) tahun 2025 sebagai acuan harga minimum bagi petani. Keputusan ini diambil melalui rapat koordinasi lintas sektor pada Senin (11/8/2025) yang dihadiri unsur pemerintah daerah, perwakilan petani, serta pelaku industri rokok lokal.

Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok (PR) Sumenep, H. Sahwan Wahyudi atau H. Udik, menyampaikan apresiasi atas kebijakan tersebut. Menurutnya, penetapan TIHT lebih awal memberi kepastian harga bagi petani dan pengusaha. Petani memiliki patokan harga untuk menghindari permainan pasar, sementara pengusaha dapat merencanakan strategi pembelian bahan baku.

“TIHT harus diiringi pengawasan ketat agar petani tidak terpaksa menjual di bawah harga impas kepada tengkulak,” ujarnya. Ia menilai harga yang wajar akan mendorong peningkatan kualitas tembakau, menjaga daya saing industri rokok lokal, serta memberi dampak positif pada perekonomian daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsonudo, S.H., M.H., menegaskan bahwa TIHT merupakan bentuk perlindungan pemerintah daerah kepada petani. Ia optimistis harga pasar tahun ini akan melampaui titik impas, mengingat pasokan tembakau diperkirakan menurun akibat cuaca tidak menentu.

Rincian TIHT Sumenep 2025 adalah sebagai berikut:

Tembakau Gunung: Rp67.929/kg (naik Rp946 atau 1,41% dari 2024)

Tembakau Tegal: Rp63.117/kg (naik Rp1.513 atau 2,46%)

Tembakau Sawah: Rp46.142/kg (naik Rp46 atau 0,10%)

Dalam dua tahun terakhir, harga beli tembakau di tingkat petani selalu berada di atas TIHT. Pemkab berharap kebijakan ini menjaga kestabilan harga, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjamin keberlanjutan sektor pertembakauan yang menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga di Sumenep.

“Harapan kami, sinergi antara pemerintah, petani, dan pengusaha terus terjaga. Jika harga stabil dan kualitas tembakau terjaga, industri rokok lokal akan semakin kuat, dan petani hidup sejahtera,” pungkas H. Udik.

Berita Terkait

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin
Pemkot Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan, Waspadai Isu Super Flu
Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:23 WIB

Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin

Berita Terbaru

Suasana Balai Kota Surabaya yang menjadi lokasi Perayaan Natal Kota Surabaya 2026.

Daerah

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:17 WIB