Pemkot Surabaya Berlakukan Tarif Parkir Khusus Rp80 Sambut HUT ke-80 RI

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Bank Indonesia (BI) dan Bank Jatim memberlakukan tarif parkir khusus sebesar Rp80 di sejumlah titik strategis pada 14–17 Agustus 2025. Kebijakan ini digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memperingati HUT ke-64 Bank Jatim dan Pekan QRIS Nasional.

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dinas Perhubungan Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, mengatakan tarif tersebut berlaku untuk semua jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dengan pembayaran melalui metode QRIS.

Tarif parkir khusus ini diterapkan di lokasi parkir TJU seperti kawasan Balai Kota Surabaya dan Taman Bungkul. Untuk tempat khusus parkir (PTKP) non-progresif, tarif Rp80 berlaku di Lapangan THOR, Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, THP Kenjeran, Taman Bulak, RSUD Eka Candrarini, serta UPTSA Siola (mobil).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sejumlah PTKP progresif seperti Balai Pemuda, Lapangan Hoki, PTK Gentengkali, PTK Pasar Karah, UPTSA Siola (khusus R2), Convention Hall Adityawarman, Park and Ride Mayjen Sungkono, Tugu Pahlawan, Park and Ride Adityawarman, dan THP Kenjeran sisi selatan juga memberlakukan tarif khusus ini. Namun, di lokasi progresif, tarif Rp80 hanya berlaku untuk dua jam pertama sebelum kembali mengikuti tarif .

Pemkot Surabaya berharap kebijakan ini dimanfaatkan masyarakat, khususnya wisatawan dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi, untuk turut merayakan kemerdekaan. “Dengan adanya event seperti Artsub di Balai Pemuda, kami berharap pengguna jasa parkir bisa memanfaatkan program ini,” ujar Jeane, Kamis (14/8/2025).

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru