Pemkot Surabaya Salurkan Rp60 Miliar untuk Beasiswa Pemuda Tangguh

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran ulang ratusan mahasiswa yang lolos beasiswa Pemuda Tangguh Pemkot Surabaya. Foto: Diskominfo Kota Surabaya.

Pendaftaran ulang ratusan mahasiswa yang lolos beasiswa Pemuda Tangguh Pemkot Surabaya. Foto: Diskominfo Kota Surabaya.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyalurkan dana sebesar Rp60 miliar untuk program beasiswa Pemuda Tangguh tahun 2025. Program ini ditujukan bagi siswa tingkat SMA/SMK kelas X hingga XII, baik dari sekolah negeri maupun swasta.

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya, Arief Boediarto, menyebutkan bahwa jumlah penerima beasiswa tahun ini mencapai 21 ribu siswa, termasuk angkatan baru.

“Pendaftar baru yang masuk sekitar 12 ribu siswa, namun yang lolos seleksi sebanyak 6.144 siswa,” ujarnya, Kamis (24/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arief menjelaskan bahwa penerima beasiswa wajib memenuhi sejumlah syarat, seperti memiliki KTP Surabaya dan berasal dari keluarga miskin atau pra-sejahtera. Proses verifikasi dilakukan bersama Dinas Sosial dengan menggunakan data kemiskinan yang valid.

Ia juga berharap jumlah penerima beasiswa dapat terus menurun di tahun-tahun mendatang. “Jika jumlahnya berkurang, itu artinya jumlah warga miskin dan pra-sejahtera di Surabaya juga menurun,” tambahnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya tercatat sebanyak 7.000 siswa menerima beasiswa ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa program Pemuda Tangguh merupakan cerminan semangat gotong royong warga Surabaya dalam mendukung pendidikan generasi muda.

Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi melalui donasi untuk mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu. “Di Surabaya, semangat membantu ini melampaui batas agama. Baik muslim maupun non-muslim, semua bersatu,” katanya.

Eri menambahkan bahwa kolaborasi ini turut membantu efisiensi anggaran pemerintah kota untuk dialokasikan ke sektor lainnya.

Sebagai bentuk transparansi, setiap siswa penerima beasiswa diwajibkan membuat laporan bulanan mengenai aktivitas belajar dan hasil akademik mereka yang akan dilaporkan kepada orang tua asuh.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda
Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026 di Sumenep
Ipuk Fiestiandani Tinjau Kesiapan TKA SMP di Banyuwangi
Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:42 WIB

Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:34 WIB

Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:01 WIB

Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 8 April 2026 - 11:18 WIB

SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru

Ilustrasi

Ekonomi

Rupiah Masih Tertekan Meski Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:31 WIB