Pemkot Surabaya Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Perbaikan Fasum Rusak Pasca Aksi Massa

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan segera memperbaiki sejumlah fasilitas umum (fasum) yang mengalami kerusakan akibat aksi massa pada akhir Agustus 2025 lalu. Perbaikan akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan alokasi sekitar Rp2,5 miliar.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan fasum yang rusak meliputi pot bunga, kursi, kamera CCTV, tempat sampah, hingga bola-bola di area pedestrian. “Total yang akan kita keluarkan dari APBD untuk perbaikan sekitar Rp2,5 miliar. Itu khusus fasum milik pemkot,” kata Eri, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, total kerugian akibat kerusakan fasum mencapai sekitar Rp4 miliar. Dari jumlah tersebut, sebagian ditanggung oleh pemkot, sementara sebagian lainnya ditangani stakeholder. “Ada stakeholder yang bilang, ‘Pak, sudah saya bangun, karena itu tempat saya dan saya usaha di sana’. Jadi mereka yang ikut membangun kembali,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eri, yang akrab disapa Cak Eri, menilai kerugian tahun ini lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski menyayangkan kerusakan yang terjadi, ia mengapresiasi keterlibatan pihak swasta yang turut membantu memperbaiki fasilitas. “Saya matur nuwun kepada seluruh pihak yang membantu. Ini yang membuat saya bangga dengan orang Surabaya,” ujarnya.

Selain itu, Cak Eri juga menyinggung kerusakan pada bangunan cagar budaya Polsek Tegalsari. Menurutnya, perbaikan akan dikoordinasikan dengan Polrestabes Surabaya. “Kantor Polsek Tegalsari ini, Pak Kapolres bilang ke saya akan dibangun, karena minta izin ke cagar budaya. Jadi kita akan koordinasikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pastikan Kamtibmas Aman, Kapolres Sumenep Pimpin Langsung Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar
200 Tukang Becak Lansia di Banyuwangi Dapat Bantuan Becak Listrik
Bupati Lumajang Tegaskan Peran Strategis Majelis Sholawat Bangun Karakter dan Moderasi Beragama
Dinsos Sumenep Tanggapi Kasus Dua Janda Tak Terima Bansos, Minta Cek DTKS dan Verifikasi Lapangan
Anggaran Kerja Sama Publikasi Diskominfo Purwakarta Dipangkas Drastis, Insan Pers Nilai Bentuk Penghinaan
Dua Janda Miskin di Bunbarat Belum Terdata Bansos, Hidupi Balita Yatim
Wabup Probolinggo Pimpin Penertiban Sungai Opo-Opo, Normalisasi Jadi Prioritas Penanganan Banjir
Perkuat Harmoni, Kapolres Sumenep Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Prenduan

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:49 WIB

Pastikan Kamtibmas Aman, Kapolres Sumenep Pimpin Langsung Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:06 WIB

200 Tukang Becak Lansia di Banyuwangi Dapat Bantuan Becak Listrik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:04 WIB

Bupati Lumajang Tegaskan Peran Strategis Majelis Sholawat Bangun Karakter dan Moderasi Beragama

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dinsos Sumenep Tanggapi Kasus Dua Janda Tak Terima Bansos, Minta Cek DTKS dan Verifikasi Lapangan

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:39 WIB

Anggaran Kerja Sama Publikasi Diskominfo Purwakarta Dipangkas Drastis, Insan Pers Nilai Bentuk Penghinaan

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Lantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep

Jumat, 23 Jan 2026 - 21:09 WIB