Pengrajin Tahu Tempe Semanan Mengapresiasi Gerak Cepat Jajaran Kementan

Senin, 11 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Pengrajin Tahu Tempe Semanan

Salah Satu Pengrajin Tahu Tempe Semanan

JAKARTA, detikkota.com – Para pengerajin tahu dan tempe di Kawasan Perum Kopti, Semanan, Jakarta Barat mengapresiasi langkah cepat jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menstabilkan harga kedelai dengan melakukan produksi besar-besaran selama 200 hari ke depan.

Apresiasi Tersebut disampaikan Handoko, Ketua Pengurus Kopti Jakarta Barat, sehari usai dikunjungi Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian (Mentan) di kawasan pengrajin tahu tempe terbesar seJabodetabek itu.

“Alhamdulillah kita merasa terayomi oleh Bapak Menteri (Syahrul Yasin Limpo) berserta jajaran yang telah berupaya menstabilkan harga tahu tempe dengan melakukan produksi kedelai lokal pada 200 hari ke depan,” ujar Handoko, Jumat (8/1/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Handoko, saat ini produksi tahu dan tempe disambut antusias oleh para pengrajin Semanan. Mereka optimis upaya pemerintah perlahan tapi pasti membuahkan hasil.

“Terus terang tadinya kita sudah lesu karena harga mencapai Rp 9 ribu lebih. Tapi sekarang kita harus optimis karena semua pihak harus bergerak bersama,” katanya.

Handoko mengatakan, industri tahu tempe adalah salah satu industri yang sejak lama mampu menopang ekonomi nasional dan memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan. Hal ini terbukti dari para karyawannya yang bekerja tidak mengalami nasob PHK, meski situasi global tengah dilanda Pandemi Covid 19.

“Pertanian memang yang palung kuat. Sampai sejauh ini industri tahu tempe tidak pernah memecat atau memPHK karyawan. Sebab semua orang butuh makan tahu dan Tempe,” katanya.

Karena itu, Handoko berharap Kementerian Pertanian beserta jajaran terkait bisa mewujudkan cita-cita para pengrajin tahu tempe yang ingin menjadikan perum Kopti Semanan sebagai lokasi wisata nasional.

“Kita berharap baik Pak Menteri, maupun jajaran pemerintah lainya bisa menjadikan lokasi ini sebagai lokasi wisata tahu tempe nasional,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian (Mentan) mempersiapkam produksi kedelai dalam negeri dalam 200 hari ini. Menurut Mentan, masalah kedelai yang terjadi saat ini adalah kontraksi global, khususnya akibat pandemi Covid-19.

“Kami sikapinya dengan siapkan langkah kongkret mendorong petani tingkatkan produksi. Program aksi nyatanya kami susun, tapi bagi kami yang terpenting bagaimana dapat diimplementasikan di lapangan. Ini yang kita pastikan,” katanya.

Menurut Mentan, peningkatan produksi kedelai dalam negeri yang berdaya bersaing baik kualitas maupun harganya merupakan program prioritas pembangunan pertanian. Program kongkretnya yakni melalui perluasan areal tanam dan meningkatkan pelibatan integrator, unit-unit kerja Kementan dan pemerintah daerah.

“Dengan langkah cepat dari Kementan bersama berbagai integtator dan pengembang kedelai yang ada kita lipatgandakan dengan kekuatan. Kita bergerak cepat, sehingga produksi kedelai dalam negeri meningkat,” tutupnya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Instruksikan TNI AL Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
Atlet Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026
Presiden Prabowo Tekankan Persatuan: Beda Pilihan Boleh, Kerukunan Jangan Hilang
Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan
Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto
Bukan Sekadar Layani Warga, ASN Sumenep Diajak Jadi Penyelamat Lewat Setetes Darah
Bank Dunia Sebut 64 Persen Penduduk Indonesia Miskin, Ekonom: Jangan Dibaca Mentah
BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang 8-10 September, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:25 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan TNI AL Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

Rabu, 9 September 2026 - 23:44 WIB

Atlet Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026

Rabu, 9 September 2026 - 23:29 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan: Beda Pilihan Boleh, Kerukunan Jangan Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 15:58 WIB

Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan

Rabu, 9 September 2026 - 13:51 WIB

Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto

Berita Terbaru