Pernah Jadi Spionase, Pria Ini Justru Gelapkan Motor Anggota Polisi

Kamis, 12 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – SJ alias Glewo seorang pria warga Karangkates, Malang, yang juga diduga Spionase (SP), membawa kabur motor Yamaha NMax Nopol L 2250 WX milik kakak iparnya, Farid, warga Jalan Pondok Benowo Indah (PBI), yang merupakan anggota Polisi.

Farid pun akhirnya melaporkan adik iparnya tersebut ke Mapolsek Pakal. Hingga kini Glewo jadi buron alias daftar pencarian orang (DPO) polisi.

“Saya sudah jengkel dua kali ini, sebelumnya 4 tahun juga pinjam mobil Avanza Veloz dan tidak dikembalikan, tapi malah digadaikan. Kakaknya akhirnya yang bayar kreditan. Ya saya laporkan polisi sekalian sebagai efek jera,” jelas Farid, Kamis (12/5/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farid, yang juga anggota Polsek Pabean Cantikan ini mengatakan, kejadian bermula Glewo mendatangi rumahnya di PBI sambil nangis-nangis katanya ditinggal istri dan anaknya minggat pada Jumat (6/5) pagi.

Setelah itu, Glewo pinjam motor NMax milik Farid. Karena kasihan lalu Farid meminjamkannya berikut STNK. Terduga pelaku berjanji akan mengembalikannya usai salat Jumat. “Alasannya untuk mencari keberadaan istri dan anaknya,” tambah Farid.

Namun, itu hanya akal bulus Glewo. Karena siang setelah salat Jumat, dia tidak kunjung mengembalikan motornya. Merasa curiga Farid lalu menghubungi nomor telepon HP-nya, tapi dibalas pada malam harinya melalui pesan whatsapp (WA). “Balasan WA kata dia (Glewo), posisinya masih di Malang dan dalam perjalanan ke Surabaya,” beber Farid.

Namun, setelah ditunggu hingga Sabtu (7/5) pagi, Farid tidak mendapati Glewo datang ke rumah untuk mengembalikan motornya. Lantas ia menghubungi nomor HP-nya Glewo, tapi sudah tidak aktif. Merasa tertipu, akhirnya melapor ke polisi.

Farid menambahkan, empat tahun lalu, Glewo juga pernah pinjam Mobil Avanza Veloz L 1534 ZO warna hitam juga tidak dikembalikan. Malah digadaikan di daerah Gedangan, Sidoarjo.

“Tidak tahu digadaikan berapa dan untuk BPKB sudah digadaikan di bank di Malang sebesar 145 juta,” kata dia.

Bukan hanya milik Farid, Glewo juga pernah pinjam mobil Daihatsu Sigra milik saudaranya. Sama modusnya, lagi-lagi tidak dikembalikan dan digadaikan di Gedangan, Sidoarjo. “Tapi saudara tidak melaporkan ke polisi,” tuturnya.

Menurut Farid, Glewo memang spesialis untuk kasus penggelapan motor dan mobil. Dia juga sering beli motor di dealer dengan cara kredit. Tapi tidak dibayar, tapi motor malah dijual ke penadah. Mainnya dia Surabaya, Sidoarjo, Malang. “Dia (Glewo) pernah jadi spionase (SP) polisi,” tutup Farid.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Samikan saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penipuan dan penggelapan tersebut.  Namun ia belum mengetahui perkembangan karena masih cuti. [Redho]

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB