Pesawat Sukhoi Su-27SK TNI-AU

Jumat, 13 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Sukhoi Su-27SK TNI-AU

Pesawat Sukhoi Su-27SK TNI-AU

JAKARTA, detikkota.com – Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi. Su-27 dirancang sebagai pesawat interseptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh.

Pesawat Su-27 mempunyai sayap yang dipasang menengah (di bagian tengah badan pesawat) dan berbentuk semidelta dengan ujung kotak.

LERX memanjang di bawah dan depan akar sayap. Terdapat dua mesin di dalam badan pesawat. Terdapat “air intakes” (saluran udara) berbentuk kotak dan “diagonally-cut” (terpotong secara diagonal), terpasang di bawah sayap sepanjang samping bodi pesawat. Bodi pesawat berbentuk segiempat dari saluran udara sampai ekor pesawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidung meruncing dan terdapat kanopi gelembung. Sirip ekor tertekuk ke belakang, tajam denganujung kotak dan terpasang di luar mesin.

“Flats”-nya dipasang di tengah (mid-mounted), tertekuk ke belakang dan tajam. Mempunyai sistem “airbrakes” yang dipasang di atas bodi pesawat, di belakang kokpit

Fitur penting lainnya adalah penggunaan sistem kontrol jarak jauh (EDC) untuk mengatasi ketidakstabilan statis longitudinal yang kerap dialami pada model pesawat tempur jenis baru. Penerapan inovasi ini memberikan peningkatan yang dramatis pada manuver pesawat saat melakukan pertempuran satu lawan satu dengan pesawat lawan (dogfight).

Pesawat Su-27 dipersenjatai dengan sebuah kanon Gryazev-Shipunov GSh-30-1 kaliber 30 mm di pangkal sayapnya, dan mempunyai 10 cantelan senjata untuk tempat rudal dan senjata lainya. Standar persenjataan rudal untuk pertempuran udara ke udara adalah campuran dari rudal Vympel R-73 (AA-11 Archer) dan rudal Vympel R-27 (AA-10 ‘Alamo’). Senjata terakhir mempunyai versi jarak tempuh yang diperjauh dan model kendali inframerah.

Spesifikasi:
Panjang: 21,9 m (72 ft)
Tinggi: 5,93 m (19 ft 6 in)
Berat kosong: 16.380 kg (36.100 lb)
Berat isi: 23.000 kg (50.690 lb)
Berat maksimum saat lepas landas: 33.000 kg (62.400 lb)

Mesin: 2 × Lyulka AL-31F turbofan, 122,8 kN (27.600 lbf) masing-masing
kecepatan: 2.500 km/jam (1.550 mph Mach 2.35)

Persenjataan:

  • 1 x meriam GSh-30-1 30 mm, 150 butir peluru
  • 6 R-27, 4 R-73
  • AA-11 Archer
  • AA-10A/B/C/D/E Alamo-A/B/C/D/E / R-27R/

T/RE/TE/AE

  • AS-16 Kickback SRAM/ Kh-15/C
  • Air bombsm, KAB-500Kr, KAB-1500Kr, KAB-1500L / 1500F / 1500L-PR, KAB-500R, KAB-500KRU, ODAB-500
  • OEPS-27 Optronic sighting system for SU-27SK
  • AS-11 Kilter / Kh-58E
  • ZHUK Family Airborne Radars

(Dw.A/Red)

Berita Terkait

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci
Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi
Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG
KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 07:10 WIB

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:01 WIB

Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:59 WIB

Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG

Berita Terbaru

Calon penerima Beasiswa Baznas Cendekia 2026 di Kantor Baznas Kabupaten Sumenep, Jalan KH Agus Salim, Selasa (19/05/2026).

Daerah

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB