Polres Sumenep Imbau Sopir Truk Pengangkut Garam Pakai Terpal di Bagian Bawah Bak

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Sumenep mengimbau sopir truk pengangkut garam.

Petugas Satlantas Polres Sumenep mengimbau sopir truk pengangkut garam.

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep, Jawa Timur melakukan patroli dan megimbau para sopir truk pengangkut garam untuk memasang terpal di bagian bawah bak sebelum garam-garam itu diangkut.

Imbauan itu disampaikan setelah banyak laporan terkait kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sampang dan Bangkalan yang diduga karena tetesan air garam dari truk pengangkut.

“Kalau di Sumenep kita sudah turun langsung. Bahkan hingga ke tempat produksi garam, kita berikan imbauan kepada sopir truk di tempat produksi,” kata AKP Widiarti, Kasi Humas Polres Sumenep Rabu 26/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, aktivitas angkutan garam selama 2 bulan terakhir meningkat karena sudah memasuki puncak panen garam.

“Aktivitas bongkar muat garam di Madura memang tinggi sepanjang Agustus hingga September ini,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan koordinasi dengan jajaran Polres se-Madura, kecelakaan yang diduga disebabkan tetesan air garam banyak terjadi di Bangkalan. Berdasarkan data yang ia terima, setidaknya ada 15 kasus kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan tetesan air garam tersebut.

“Tapi kalau di Sumenep belum ditemukan (kecelakaan imbas tetesan air garam). Karena di Sumenep garamnya kering,” ucap Widiarti.

Kendati begitu, pihaknya tetap memberikan imbauan kepada para sopir truk pengangkut garam untuk mengantisipasi garam yang diangkut basah akibat sinar matahari saat perjalanan. Maka harus diantisipasi dengan memasang terpal di bagian bawah bak.

“Antisipasi-antisipasi seperti itu yang kami sampaikan kepada para sopir truk. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Widiarti.

Berita Terkait

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga
Polsek Lenteng Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Toko, Kerugian Capai Rp12,3 Juta
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Polres Sumenep Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Lima Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:07 WIB

Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:46 WIB

Polsek Lenteng Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Toko, Kerugian Capai Rp12,3 Juta

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB