Presiden Prabowo Panggil Dirut Pertamina Bahas Pasokan BBM di SPBU Swasta

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Simon Aloysius Mantiri memberikan keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 19 September 2025. Foto: BPMI Setpres

Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Simon Aloysius Mantiri memberikan keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 19 September 2025. Foto: BPMI Setpres

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (19/09/2025), untuk membahas ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta.

Usai pertemuan, Simon menyatakan bahwa Pertamina diminta menyiapkan alokasi kebutuhan BBM hingga akhir 2025. “Nanti akan dibicarakan antarpertamina dengan badan usaha swasta. Setelah rapat dengan Kementerian ESDM, langsung dilanjutkan untuk membahas alokasi kebutuhan sampai akhir tahun,” ujarnya.

Simon menegaskan mekanisme bisnis antara Pertamina dan SPBU swasta akan dilakukan secara transparan dengan sistem open book. Ia memastikan harga BBM untuk konsumen tidak akan naik. “Kita melihat biaya-biaya yang muncul dan mengaturnya secara business-to-business. Yang penting jangan sampai membebani konsumen,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menutup kebutuhan pasokan, Pertamina bersama badan usaha swasta juga menyiapkan impor tambahan. Namun, volume impor masih menunggu laporan kebutuhan dari masing-masing badan usaha. “Karena hanya untuk sampai akhir tahun 2025. Tahun 2026 nanti dipastikan,” jelas Simon.

Selain menjamin kelancaran distribusi, Simon memastikan mutu BBM tetap sesuai standar Ditjen Migas. “Standarnya sesuai spesifikasi. Setelah itu baru diramu dengan aditif sesuai kebutuhan masing-masing,” pungkasnya.

Penulis : Set

Editor : Red

Berita Terkait

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo
Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa
Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore
Presiden Prabowo Bahas Arah Politik Luar Negeri Bersama Tokoh dan Akademisi di Istana
Bansos Digital Nasional Bergulir, Banyuwangi Tampil sebagai Role Model

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:37 WIB

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:17 WIB

Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:53 WIB

Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB