Program Makan Bergizi Gratis di Lumajang Dongkrak Semangat Belajar dan Ekonomi Desa

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SDN Pagowan 01 Pasrujambe menikmati menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Siswa SDN Pagowan 01 Pasrujambe menikmati menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

LUMAJANG, detikkota.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi bergulir di Kabupaten Lumajang sejak 25 Agustus 2025. Kehadiran program ini disambut antusias siswa sekolah dasar, sekaligus membawa dampak luas pada sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian desa.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyebut MBG sebagai investasi jangka panjang bagi generasi bangsa. “Anak-anak desa kini punya akses gizi seimbang yang sama dengan anak-anak kota. Inilah wujud nyata keadilan sosial. Saya berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program ini,” ujarnya.

Camat Pasrujambe, Muhammad Saiful, menambahkan setiap menu disusun ahli gizi sesuai kebutuhan anak. “Sebelum MBG, banyak siswa berangkat tanpa sarapan. Kini mereka lebih sehat, fokus, dan ceria di kelas,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh siswa. Aprilia Mulyawati, siswi kelas VI SDN Pagowan 01, mengaku kini lebih mengenal makanan bergizi. “Dulu sering jajan cilok atau sempol. Sekarang saya tahu pentingnya buah dan sayur. Selain itu, uang jajan juga bisa ditabung,” tuturnya.

Selain meningkatkan kesehatan siswa, program ini menyerap tenaga kerja lokal melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap unit dapur melibatkan sedikitnya 50 pekerja, mulai dari juru masak, sopir, hingga tenaga kebersihan. Bahan pangan juga diprioritaskan dari hasil bumi desa, seperti ayam dari peternakan rakyat di Kertosari dan pasokan pangan dari BUMDes Sukorejo.

Hingga pertengahan September 2025, dari 73 titik SPPG yang direncanakan, sebanyak 61 titik sudah mengantongi izin operasional. Enam unit dapur telah berjalan di Ranuyoso Penawungan, Lumajang Kepuharjo, Klakah Mlawang, Pasrujambe Karanganom, Lumajang Labruk Lor, dan Lumajang Citrodiwangsan.

Meski belum semua sekolah terjangkau karena keterbatasan unit dapur, Pemkab Lumajang memastikan komitmen untuk memperluas cakupan program. “Harapan kami jumlah dapur terus bertambah sehingga seluruh anak dapat merasakan manfaat gizi merata,” kata Saiful.

Menurut Bunda Indah, MBG juga menjadi sarana edukasi gizi praktis. Anak-anak belajar langsung membedakan makanan bergizi dari sekadar jajanan pengenyang. “Ini adalah bekal seumur hidup,” tegasnya.

Orang tua siswa pun merasa terbantu karena tidak perlu repot menyiapkan bekal setiap pagi. Di sisi lain, beban biaya rumah tangga ikut berkurang.

Dengan melibatkan petani, pelaku usaha lokal, hingga orang tua, program MBG disebut mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa. “Pembangunan terbaik adalah yang dirasakan langsung rakyat. Dari meja makan sederhana anak-anak di sekolah, kita sedang menyiapkan generasi kuat untuk Indonesia Emas 2045,” pungkas Bunda Indah.

Penulis : An

Editor : Red

Berita Terkait

Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan
Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak
Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel
Tinjau Langsung, Disdik Sumenep Akui Bangunan SMPN 2 Kalianget Sudah Tua
Pembatasan Gawai di Sekolah Mulai Tunjukkan Dampak Positif di Surabaya
Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Siswa Selamat dan Belajar Dipindah
Rutan Sumenep Terima Kunjungan Edukatif Siswa TK Al-Amanah, Kenalkan Pelatihan Membatik Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:09 WIB

Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:51 WIB

Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:50 WIB

Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 14:46 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel

Senin, 9 Februari 2026 - 11:31 WIB

Tinjau Langsung, Disdik Sumenep Akui Bangunan SMPN 2 Kalianget Sudah Tua

Berita Terbaru