Program Normalisasi Sungai Kalianak Berlanjut, Warga Diminta Dukung

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melanjutkan program penertiban dan normalisasi Sungai Kalianak. Setelah sebelumnya dilakukan di Kelurahan Morokrembangan, kini penertiban menyasar Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo. Sebanyak 56 bangunan di RT 06/RW 02 telah ditandai sebagai langkah awal penertiban.

Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Dwi Hargianto, menyebut penandaan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pemilik bangunan. “Kami libatkan warga agar proses penandaan dan pengukuran berjalan transparan serta diketahui langsung oleh pemilik,” katanya, Rabu (20/8/2025).

Penandaan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sehari sebelumnya di RT 04/RW 01, Kelurahan Morokrembangan, dengan total 89 bangunan. Menurut Dwi, masih ada satu wilayah yang belum ditandai, yakni di RW 06/RT 09 Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, yang segera dijadwalkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai penandaan, Pemkot akan memberikan surat peringatan pertama hingga ketiga sebelum mengambil langkah lanjutan. Dwi menegaskan seluruh proses dijalankan sesuai prosedur dengan mengutamakan komunikasi dan sosialisasi.

Pemkot Surabaya berharap warga mendukung program normalisasi sungai. “Dengan normalisasi, aliran air lebih lancar, risiko banjir berkurang, dan bantaran sungai bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif,” pungkas Dwi.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru