Program P3-TGAI di Desa Gurudug Kabupaten Purwakarta Disambut Antusias Warga Setempat

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com– Demi menopang perekonomian masyarakat, pemerintah kembali menggulirkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2025. Program ini disambut gembira oleh warga karena dinilai sangat dibutuhkan dalam peningkatan sarana irigasi.

Salah satu proyek P3-TGAI berada di wilayah Citaranje dengan kode kegiatan HK-02.01/PPK/OPSDA III-AV/P3TGAI/194/2025, tepatnya di RT 03 RW 01, Dusun 1, Desa Gurudug, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Pekerjaan peningkatan jaringan irigasi ini menjadi contoh positif bagi desa-desa lain, karena mampu menopang kebutuhan pertanian masyarakat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp195 juta yang bersumber dari APBN Provinsi Jawa Barat. Dengan nilai tersebut, masyarakat berharap hasil pembangunan bisa memberikan manfaat optimal, bahkan ada keinginan agar program ini dapat ditambah di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan perencanaan, proyek ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari kalender kerja. Hingga kini, kondisi di lapangan menunjukkan pembangunan berjalan sesuai dengan rancangan. Meski begitu, publik masih mempertanyakan, apakah proyek tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga (CV/PT) atau berbentuk swakelola masyarakat.

Sejumlah warga menilai, pelaksanaan P3-TGAI di Desa Gurudug sudah menunjukkan pertanggungjawaban yang jelas dan terstruktur.

“Alhamdulillah kami telah diberikan kesempatan dan amanah melalui program ini. Harapannya, masyarakat bisa merasakan manfaatnya untuk menunjang perekonomian agar lebih baik lagi,” ujar Iwan, selaku ketua kelompok pelaksana.

Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperbaiki kesejahteraan petani di Purwakarta.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru