Proyek Pengaspalan di Ciseureuh Tanpa Papan Informasi Diduga Tak Sesuai Standar

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Proyek pengaspalan jalan lingkungan di Gang Nangka, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta, menuai sorotan warga. Pekerjaan yang dilakukan tanpa papan informasi proyek itu dinilai tidak transparan dan menimbulkan dugaan adanya pelaksanaan yang tidak sesuai prosedur.

Pantauan di lapangan pada Senin (20/10/2025) sore menunjukkan, jalan yang baru diaspal terlihat mengilap, namun ketebalannya tidak merata. Sebagian permukaan tampak sangat tipis, sementara beberapa bagian jalan bahkan belum terlapisi aspal sama sekali.

Warga setempat mengaku heran dengan hasil pekerjaan yang terkesan asal-asalan. “Alhamdulillah diperbaiki, tapi masih ada yang belum diaspal. Ketebalannya beda-beda, ada yang tebal, ada yang tipis, malah tidak rata. Sepertinya cuma ditimpa aspal baru tanpa dibongkar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pengamatan, pekerjaan diduga hanya menimpa lapisan lama tanpa pembongkaran terlebih dahulu. Padahal, sesuai ketentuan teknis, aspal lama seharusnya dibongkar agar hasil perkerasan jalan padat dan sesuai spesifikasi.

Selain tanpa papan informasi yang memuat data pelaksana, anggaran, serta sumber dana, proyek ini juga tidak tampak diawasi oleh pihak berwenang. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai asal-usul dan penanggung jawab kegiatan tersebut.

Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum turun tangan untuk menelusuri dugaan proyek “siluman” ini. “Dari luar memang kelihatan bagus, tapi kalau ketebalannya di bawah 3 sentimeter, jelas tidak sesuai standar,” kata warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai proyek pengaspalan di wilayah Ciseureuh tersebut.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin
Pemkot Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan, Waspadai Isu Super Flu

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:15 WIB

PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB