Rendy Varera dan Riska Amelia Jadi yang Tercepat di Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2025

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembalap menaklukkan lintasan licin di ajang Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2025 di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin, Minggu (21/9/2025).

Pembalap menaklukkan lintasan licin di ajang Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2025 di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin, Minggu (21/9/2025).

BANYUWANGI, detikkota.com – Kejuaraan sepeda internasional Banyuwangi Ijen Geopark Downhill (BIG Downhill) 2025 kembali digelar di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin, Banyuwangi, 20–21 September 2025. Ajang yang masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) ini diikuti 313 pembalap dari tujuh negara, yakni Australia, Filipina, Malaysia, Rusia, Singapura, Timor Leste, serta Indonesia sebagai tuan rumah.

Hari pertama, para peserta menjalani babak kualifikasi untuk menentukan posisi start. Sementara pada Minggu (21/9/2025), ratusan pembalap melakoni final dengan trek sepanjang 2,3 kilometer yang dipenuhi jalur menanjak, turunan, tikungan tajam, bebatuan, hingga big drop. Hujan yang mengguyur sebelum lomba membuat lintasan basah dan licin, sehingga persaingan berlangsung sengit dan beberapa peserta terjatuh.

Di kategori men elite, Rendy Varera Sanjaya (Team XTR) menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 4 menit 08,442 detik. Posisi kedua diraih Pandu Satrio Perkasa (Sego Anget Racing Team Banyuwangi), dan ketiga Andy Prayoga (Polair DH Team). Untuk women elite, Riska Amelia Agustina (Marin Astrindo Racing Team) finis pertama dengan waktu 5 menit 06,265 detik, disusul Nilna Murni Ningtias (Spartan Racing Team) dan Naomi (Trinx Factory Team PH/Fly Racing Team PH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasinya kepada para pemenang sekaligus menegaskan ajang ini merupakan bagian dari sport tourism internasional. “BIG Downhill bukan sekadar balap sepeda, tapi juga komitmen Banyuwangi dalam promosi wisata dan memberikan dampak ekonomi bagi homestay, kuliner, hingga transportasi,” katanya usai menyerahkan medali.

Plt. Kadispora Banyuwangi M. Alfin Kurniawan menambahkan, kejuaraan ini terbagi dalam 19 kelas dan sudah memasuki kali keempat pelaksanaan. “Event ini menjadi agenda resmi UCI dan kami harap bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru