Saksi Kunci Kasus KDRT Selalu Mangkir, Kuasa Hukum Korban Duga Ada Skenario

Jumat, 3 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat kembali menggelar sidang kasus dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan terdakwa Donny pada Jumat (3/3/2023).

Donny diduga kuat telah melakukan KDRT kepada Mendy, istrinya. Berdasarkan hasil penyidikan dan telah tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) saksi kunci dalam perkara itu adalah Nur Aida.

Dalam agenda sidang lanjutan kali ini, majelis hakim akan mendengarkan kesaksian Nur Aida. Sayangnya, saksi kembali mangkir. Padahal saksi Nur Aida telah dipanggil secara patut sebanyak 4 kali oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa Hukum korban, Agustinus Nahak mengatakan, Nur Aida adalah saksi kunci dalam kasus yang menimpa kliennya, sebab yang bersangkutan ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat penganiayaan korban oleh pelaku terjadi.

“Jadi benar bahwa kejadian penganiayaan itu terjadi dan saksi yg melihat di TKP adalah saksi Nur Aida”, kata Agustinus.

Bukti lain, lanjut Agustinus, dari keterangan dokter yang memeriksa korban Mendy menyatakan dan menjelaskan di muka persidangan sebelumnya bahwa benar ada luka-luka di tubuh korban.

Dia menduga, ada yang sengaja mengahalangi saksi kunci untuk hadir di persidangan. Meski demikian, demi keadilan dan penegakan hukum pihak berwenang harus mencari dan menghadirkan Nur Aida di muka persidangan. “Nur Aida harus bersaksi sehingga kasus ini terang benderang”, ucapnya.

Agustinus mengatakan, jika saksi Nur Aida tetap tidak bisa hadir dalam persidangan berikutnya, pihaknya akan mengusulkan kepada majelis hakim agar BAP saksi Nur Aida dibacakan di muka persidangan.

“Saat di-BAP oleh penyidik, saksi kunci Nur Aida kan disumpah. Jadi keterangan yang ada di BAP bacakan saja karena orangnya selalu mangkir. Langkah ini diambil agar ada kepastian hukum”, imbuhnya.

Agustinus menyayangkan ketidakhadiran saksi Nur Aida pada beberapa kali persidangan. Terlebih, jika benar bahwa ada pihak yang merekayasa agar yang bersangkutan tidak hadir di muka persidangan.

“Hukum tidak boleh dipermainkan, mengahalangi proses di pengadilan ada sanksi pidana dan perdata”, tegasnya.

Sebelumnya, JPU Kajeri Jakarta Barat, Kurniawan juga telah menyampaikan kepada majelis hakim pada persidangan sebelumnya bahwa  BAP saksi Nur Aida supaya di bacakan di muka  persidangan.

“Saya sampai empat kali menyurati ke saksi dengan alamat rumah di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten. Tapi tidak juga dapat dihadirkan ke persidangan,” katanya.

Kurniawan juga minta kepada ketua majelis hakim untuk memerintahkan Kejaksaan Jakarta Barat dan Kepolisian Polda Metro Jaya untuk mencari dan membawa saksi Nur Aida ke muka persidangan.

“Yang tak kalah penting, usut tuntas siapa otak yang berani mengatur skenario sehingga saksi Nur Aida mangkir dan  tidak hadir di persidangan”, pintanya.(ali/red)

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis
Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Sertijab, 10 Pejabat Baru Resmi Tempati Posisi Strategis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB