Sekolah Rakyat di Pamekasan Siap Beri Pendidikan Gratis bagi Anak Keluarga Miskin

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Program Sekolah Rakyat (SR) di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos) akan resmi diluncurkan di Kabupaten Pamekasan pada 15 Agustus 2025. Program ini memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga dengan penghasilan di bawah Rp500 ribu per bulan.

Kepala Sekolah Rakyat Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti, mengatakan pada tahap awal pihaknya akan menampung 50 siswa yang akan memulai pendidikan di kelas VII. “Jumlah siswa yang terdaftar terdiri dari 26 laki-laki dan 24 perempuan. Mereka akan dibagi menjadi dua rombongan belajar, masing-masing 25 anak,” ujarnya, mengutip Karimata, Sabtu (8/8/2025).

Aisyah menegaskan seluruh siswa berasal dari keluarga yang terdata di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori Desil 1 dan 2. “Proses penjaringan dilakukan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) tanpa adanya paksaan kepada orang tua. Semua murni berdasarkan kesediaan orang tua,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Pamekasan, program ini dikenal dengan nama Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29. SRMP 29 menerapkan tiga kurikulum, yaitu Kurikulum Persiapan yang mencakup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Talent DNA, Kurikulum Nasional atau Kurikulum Merdeka, serta Kurikulum Asrama karena menggunakan sistem boarding school.

“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga mandiri, berkarakter, dan mampu mengembangkan bakat mereka,” tegas Aisyah.

Peluncuran SRMP 29 diharapkan menjadi pintu pembuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera di Pamekasan untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan setara.

Berita Terkait

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta
Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak
Mengenal SD Tahfidz Al-Maaher, Sekolah Qur’ani dengan Pendekatan Holistik
Seorang Siswa MTsN 3 Banyuwangi Raih Medali Perak di IJSO 2025 Rusia
Ratusan Siswa SDN Tamberu 2 Pamekasan Terdampak Sengketa, Pembangunan Sekolah Baru Segera Diusulkan
“Benarkah Sekolah Indonesia Makkah Dikelola Secara Semrawut?, Dugaan Pelanggaran Administratif, Konflik Kepemimpinan, hingga Ketidaksesuaian Regulasi Saudi”

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:05 WIB

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:52 WIB

H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:58 WIB

Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:42 WIB

Mengenal SD Tahfidz Al-Maaher, Sekolah Qur’ani dengan Pendekatan Holistik

Berita Terbaru