Selama PPKM Darurat Penjual Kelapa Tua Mengeluh

Kamis, 22 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com Selama PPKM darurat berlaku, banyak sektor terkena dampak dari kebijakan ini. Termasuk penjualan kelapa tua di Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, Kamis (22/7/2021)

Salah satu penjual Kelapa Tua Sehna (47) mengatakan semenjak PPKM berlaku, omset penjualan menurun di bandingkan bulan sebelum adanya pandemi.

“saat ini pembeli dan yang pesan kelapanya makin sedikit, sebab sekarang acara hajatan di desa sudah tidak diperbolehkan,” Ujarnya (22/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku, hanya disaat ada hajatan saja penjualan kelapa tua yang mampu terjual banyak. Sebab menurutnya banyak digunakan untuk bahan di dapur.

“Kalau ada hajatan banyak yang memakai kelapa tua, sebab kelapa tersebut untuk di jadikan santan dan bahan bahan yang lain,” jelasnya.

Wanita yang profesinya sejak muda ini berjualan kelapa tua menyampaikan, sebelum penetapan PPKM Darurat biasanya perhari menjual 400 sekitar 500 butir kelapa tua.

“Penjualan menurun, hanya 150 butir perhari itupun kalau ada yang pesan, kalau menjual di pasar paling mentok 50 butir perhari,” ucapnya.

harga kelapa tua saat ini menurun drastis, yang biasanya Rp6.500 per butir dan bulan ini terus menurun secara bertahap saat ini, Rp4000, ke Rp4.500 per butir.

“Biasanya harga buah kelapa selalu normal dan tidak pernah ikut-ikutan turun walaupun berbagai bahan kebutuhan pokok lain naik,” pungkasnya. (Fer)

Berita Terkait

Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda
Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama
Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Hardiknas 2026 Momentum Cetak Generasi Sehat dan Cerdas
Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day
Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima
Kapolres Sumenep Pimpin Apel Besar, Perkuat Sinergi Sabuk Kamtibmas dengan Masyarakat
Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya
Kepala SPPG Bejreh Barokah Bangsa Sampaikan Permintaan Maaf Terkait MBG yang Diterima Siswa SDN Karanganyar

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:34 WIB

Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:01 WIB

Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:58 WIB

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Hardiknas 2026 Momentum Cetak Generasi Sehat dan Cerdas

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:04 WIB

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 12:07 WIB

Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Berita Terbaru