Sepi Penerbangan, Pemerintah Tetap Grojok Bandara Trunojoyo Sumenep Rp1,3 Miliar Per Tahun

Jumat, 1 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Udara Trunojoyo Sumenep.

Bandar Udara Trunojoyo Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp1,3 miliar per tahun untuk operasional dan gaji petugas Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Padahal, satu-satunya Bandara di Pulau Madura itu saat ini hanya digunakan untuk penerbangan perintis. Sementara untuk penerbangan domistik telah lama berhenti karena penumpang yang sepi.

Humas Bandara Trunojoyo Sumenep, Romzy Sarengat Sani mengatakan, biaya operasional dan biaya sumber daya manusia (SDM) di Bandara Trunojoyo tetap stabil dan tidak ada pengurangan meski sepi aktivitas. Ada sebanyak 83 petugas yang kesejahteraannya tidak pernah dikurangi sepeserpun.

“Dari 83 petugas, sebanyak 50 orang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), dan 33 orang tenaga honorer,” rincinya, Jumat (1/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, gaji 85 petugas menghabiskan dana  Rp800 juta hingga Rp900 juta dalam setahun. Sementara biaya operasionalnya, sampai menelan sekitar Rp400 juta.

“Sumber dana itu dari APBN
(Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” imbuhnya.

Romzy mengakui jika salah satu penyebab hengkangnya maskapai dari Bandara Trunojoyo karena jumlah penumpang yang sangat sedikit. Untuk itu, lanjutnya, masyarakat diharapkan tetap memiliki kesadaran untuk menggunakan dan memanfaatkan layanan transportasi udara itu.

Konon tuturnya, karena tarif tiketnya mulai naik. Jika semula penerbangan komersial harganya di kisaran Rp. 200 ribu, sekarang sudah berkisar Rp. 400 ribu hingga Rp. 500 ribu.

“Masyarakat memilih naik bus atau travel, karena mungkin lebih murah. Apalagi rute dari Sumenep- Surabaya,” ucap Romzy.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Penyeberangan Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Mohammad Toyib membenarkan, bahwa dana operasional Bandara Trunojoyo berasal dari pemerintah pusat.

“Kalau Pemkab hanya membantu pembebasan lahanya saja,” kata Tayyib.

Pihaknya berharap, dukungan masyarakat pada Bandara Trunojoyo Sumenep perlu dilakukan agar tidak sepi penumpang.

“Harapnnya, ada dukungan dari Masyarakat agar setiap penerbangan ada penumpang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:47 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Berita Terbaru