Sering Copot Masker Pedagang Lansia Perlu Diberitahu

Kamis, 18 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI, detikkota.com – Upaya mencegah penyebaraan Virus Covid-19 Anggota Koramil 04/Teras Kodim0724/Boyolali dipimpin Pelda Ali Lubis Sahbana bersama anggota Polsek Teras adakan pengecekan tentang penerapan PPKM di Pasar Jalinan Desa Tawangsari Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali. Kamis (18/3/2021).

Pelda Ali mengungkapkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikroyang dilaksanakan dipasar tradisional Jalinan adalah upaya peningkatan disiplin prokes dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah Teras.

“Kali ini upaya pendisiplinan penerapan prokes kami laksanakan di pasar tradisional Jalinan, kebanyakan memang sudah mengenakan masker tetapi untuk para pedagang yang berusia lanjut (lansia) memang perlu dikasih tahu tentang penggunaan masker dengan benar, karena sering dicopot,” ujar Pelda Ali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Babinsa selalu memberikan himbauan dan sosialisasi di Pusat Pelayanan Publik, Pusat keramaian lainnya yang ada di kawasan Kecamatan Teras untuk selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam penanganan masalah Covid-19 di wilayah.

Selain kegiatan itu juga merupakan bagian dari suksesnya pelaksanaan Operasi Yustisi untuk menekan angka pelanggar yang tidak menggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan di saat keluar Rumah. (Agus Kemplu)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru