Sering Transaksi Sabu, Polres Sumenep Tangkap Tiga Tersangka Secara Berantai

Sabtu, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan Polres Sumenep

Tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan Polres Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Sekitar pukul 14.00 WIB, pada hari Jumat (6/11/2020), kemaren. Satresnarkoba Polres Sumenep, berhasil meringkus tiga orang pelaku yang diduga sering melakukan transaksi narkoba.

Tiga tersangka itu adalah, Saiful Mannan (28) warga Desa Giring, Kecamatan Manding, Beni Iskandar (38) warga Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, dan Mashodi (29) warga Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.

“Ketiganya ditangkap, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa sering melakukan transaksi Narkotika jenis sabu didalam rumah,” ungkap AKP Widiarti S, Kasubbag Humas Polres Sumenep, dalam data rilisnya, Sabtu (7/11/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Widi, penangkapan ketiga tersangka tersebut dilakukan secara berantai ditempat yang berbeda, Saiful Mannan terlebih dahulu ditangkap dan mengaku membeli barang tersebut dari Beni Iskandar atas perantara Mashodi.

“Beni Iskandar mengakui bahwa barang tersebut miliknya dan menjual kepada Saiful Mannan dengan menyuruh Mashodi,” terang mantan Kapolsek Kota Sumenep.

Barang bukti yang disita dari Saiful Mannan, berupa satu kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor 0,32 gram, satu buah sendok sabu, seperangkat alat hisap dan sebuah pipet kaca dan satu unit HP.

Sedangkan barang bukti yang disita dari Beni Iskandar, tiga kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu masing-masing berat kotor 0,31 gram, 0,74 gram dan 4,79 gram, berat keseluruhan 5,84 gram, lima lembar uang tunai Rp. 50.000,-, sebuah tas kecil tempat menyimpan sabu, sebuah kotak kecil bening sebagai tempat menyimpan sabu, satu timbangan elektrik dan satu unit HP.

Ketiganya terancam Pasal 114 ayat (1), (2) Subs. Pasal 112 ayat(1), (2) Subs. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. (Md)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB