Sikap Ketus Dan Pelayanan Buruk Disnakertrans Subang, Hingga di Unggah Ke Sosmed

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, detikkota.com – Dunia maya kembali dihebohkan oleh keluhan seorang pengguna TikTok, @pituahindung (Bagja Nugraha) yang menceritakan pengalamannya di Disnakertrans, Kabupaten Subang. Cerita tersebut mendapatkan respon yang signifikan dari netizen, menciptakan diskusi tentang kualitas pelayanan Disnakertrans ini. Suara netizen menjadi kritik menyisakan tanda tanya besar. Kamis, (15/5/2025).

Dalam unggahan video tersebut mulanya pemilik akun dengan akun @pituahindung menceritakan pengalamannya ketika hendak ingin mengikuti daftar ulang untuk seleksi pelatihan bahasa Mandarin di Bidang Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Subang.

“Sebelumnya saya sudah mengikuti proses pendaftaran awal pada tanggal 16 April 2025, kemudian d aplikasi dijadwalkan untuk proses daftar ulang di tanggal 14 Mei 2025,”ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kedatangan dirinya ke BLK malah disambut dengan pelayanan yang kurang baik oleh petugas disana.

“Saya datang ke BLK dengan niat baik, sesuai arahan dan prosedur yang diterangkan dalam website, datang di tanggal 14 Mei. Namun malah dijawab ketus dan diarahkan ke ruangan seperti ruang interogasi,” ungkapnya dalam video.

Akun @pituahindung pun menceritakan pengalamannya saat menghadapi sikap arogansi dari salah satu pegawai BLK Disnakertrans.

“Saya diarahkan ke ruangan seperti ruang interogasi oleh salah satu petugas, kemudian dengan nada tinggi petugas itu membentak seperti saya tidak mengikuti arahan yang disampaikan melalui aplikasi website,” tuturnya.

Anehnya lagi, kata @pituahindung, daftar ulang 14 Mei, namun sudah banyak berkas disana.

“Seharusnya kalau seleksinya tanggal 14 Mei, berarti harus bareng-bareng ikut seleksi, tapi kenapa sudah ada berkas lain, dalam hati saya berkata ini ga bener, ada sesuatu yang disembunyikan, karena sudah ada berkas terkumpul banyak sekali disitu, sedangkan daftar ulangnya baru mau mulai tanggal 14 Mei hari ini,” imbuhnya.

Dalam postingan itupun, Dia memohon kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dan Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita, untuk segera melakukan perbaikan pada pelayanan Bidang Latihan Kerja Disnakertrans Subang.

“Dalam seleksi BLK seperti ada yang ditutup-tutupi, apalagi dengan sikap pelayanan pegawainya yang ketus, sinis, mohon Pak Gubernur dan Pak Bupati untuk dapat melakukan perbaikan. Saya warga Subang mencari peruntungan di daerah kelahiran sendiri melalui latihan yang disiapkan oleh pemerintah, kenapa harus mendapatkan perlakuan seperti ini,” tukasnya.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Polsek Ra’as Ungkap Kasus Curat, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Hak Penumpang Terampas, Rokok Ilegal Berlayar Bebas Ketika Kapal Rakyat Lebih Melayani Penyelundup
Kapolres Sumenep Inisiasi Persamaan Persepsi APH Sambut Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru
Achmad Fauzi Kembali Pimpin DPC PDI Perjuangan Sumenep Periode 2025–2030
Konferda 2025 Tetapkan Kepengurusan Lengkap DPD PDI Perjuangan Jatim Periode 2025–2030
Said Abdullah Kembali Pimpin DPD PDI Perjuangan Jatim 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:26 WIB

Polsek Ra’as Ungkap Kasus Curat, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:50 WIB

Hak Penumpang Terampas, Rokok Ilegal Berlayar Bebas Ketika Kapal Rakyat Lebih Melayani Penyelundup

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:04 WIB

Kapolres Sumenep Inisiasi Persamaan Persepsi APH Sambut Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB