SMA Nurul Jadid Sambut Guru Native Speaker Bahasa Mandarin

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikkota.com — SMA Nurul Jadid kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menghadirkan guru native speaker bahasa Mandarin. Kehadiran seorang pengajar langsung dari Tiongkok diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih otentik bagi para siswa.

Kedatangan guru bernama Shao Ganjing ini disambut antusias oleh para guru dan siswa. Dalam acara penyambutan resmi yang digelar di Ruang Galery sekolah 15/09/2025.

Kepala SMA Nurul Jadid, Drs. Rahardjo, menyatakan bahwa kemampuan berbahasa asing, khususnya Mandarin, semakin dibutuhkan di era globalisasi. “Dengan adanya guru native speaker, siswa akan lebih mudah memahami pelafalan yang benar dan mendapatkan pengetahuan budaya langsung dari sumbernya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kehadiran guru native speaker juga diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Mandarin. Tidak hanya teori, siswa akan diajak berinteraksi dengan lebih banyak percakapan sehari-hari, sehingga proses pembelajaran terasa lebih hidup.

Kabid Kurikulum Biro Pendidikan Pesantren Nurul Jadid, Bapak Sugiono, Ph.D., menegaskan bahwa kehadiran guru native speaker ini benar-benar harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Mandarin di SMA Nurul Jadid.

“Ini adalah kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar langsung dari penutur asli. Maka, sudah sepatutnya kita optimalkan agar siswa semakin terampil, baik dalam bahasa maupun pemahaman budayanya,” ungkapnya.

Guru bahasa Mandarin, Shao Ganjing, menyampaikan rasa bahagianya bisa bergabung dengan keluarga besar SMA Nurul Jadid. Ia berkomitmen untuk tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga memperkenalkan budaya Tiongkok kepada para siswa.

“Bahasa dan budaya tidak bisa dipisahkan. Dengan memahami budaya, siswa akan lebih mudah mempelajari bahasanya,” tuturnya.

Para siswa berharap dengan adanya guru native speaker mereka bisa belajar lebih efektif dan percaya diri menggunakan bahasa Mandarin. Mereka juga ingin kesempatan ini membuka jalan untuk memperluas wawasan internasional, termasuk peluang melanjutkan studi maupun berkarier di luar negeri.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa
Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan
Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak
Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel
Tinjau Langsung, Disdik Sumenep Akui Bangunan SMPN 2 Kalianget Sudah Tua
Pembatasan Gawai di Sekolah Mulai Tunjukkan Dampak Positif di Surabaya
Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Siswa Selamat dan Belajar Dipindah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WIB

Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:09 WIB

Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:51 WIB

Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:50 WIB

Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 14:46 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel

Berita Terbaru