Tak Ada Musholla di Lokasi Pegaraman 1, Pekerja Ini Tetap Shalat Beralaskan Sobekan Polibek

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pekerja atau buruh PT. Garam menunaikan shalat dengan beralaskan sobekan polibek baru-baru ini mengundang perhatian masyarakat.

Video yang cukup menarik perhatian masyarakat itu meninggalkan pujian dan doa terhadap sosok buruh PT. Garam tersebut.

Ibadahnya itu dikerjakan di tengah hamparan luas lokasi pegaraman 1 yang diketahui jauh dari musholla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan beralaskan sobekan polibek, pria itu terlihat khusyuk mengerjakan tiap gerakan shalat.

Tertulis dalam video tersebut, bagi para buruh ini, hamparan tanah yang luas pegaraman 1 merupakan musholla bagi mereka.

Sementara itu, dalam sebuah keterangan, untuk berwudhu, dijelaskan bahwa persediaan air jauh dari kata layak.

Penelusuran dari media ini, diketahui bahwa buruh itu bekerja di salah satu perusahaan milik negara yang lokasinya berada di kawasan Sumenep, tepatnya di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget.

Pengunggah video yang diketahui juga merupakan warga di lokasi tersebut tersebut tampaknya memang sengaja merekam aktivitas mereka yang tak lupa melaksanakan kewajiban pada sang pencipta.

“Tujuannya biar penguasa tau, sekelas BUMN tidak menyediakan tempat yang layak untuk para buruhnya untuk sholat,” ucap Sujono, S.Kom., Sabtu (19/10/2024).

Selain itu kata dia, fasilitas seperti penyediaan air bersih juga tak layak. “Itu lihat saja tempat airnya yang dipakai untuk berwudhu tidak layak, tidak beratap, kotor dan berlumut,” ungkapnya.

Berita Terkait

Banyuwangi Hadirkan 86 Event dalam Banyuwangi Attractions 2026
Pastikan Keamanan Jemaat, Kapolres Sumenep Pantau Langsung Perayaan Imlek
Dari Haul KH Achmad Musayyidi, Ipuk Tegaskan Aspirasi Kiai Jadi Rujukan Pemerintah
Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa
Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya
Ribuan Peserta Ikuti Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” di Banyuwangi
Komunitas Berbagi Sumenep Bagikan 50 Bungkus Nasi untuk Pengguna Jalan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:09 WIB

Banyuwangi Hadirkan 86 Event dalam Banyuwangi Attractions 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 05:41 WIB

Pastikan Keamanan Jemaat, Kapolres Sumenep Pantau Langsung Perayaan Imlek

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:59 WIB

Dari Haul KH Achmad Musayyidi, Ipuk Tegaskan Aspirasi Kiai Jadi Rujukan Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:36 WIB

Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa

Berita Terbaru