Tegas, Bupati Sumenep Perintahkan DPMD Panggil Kades Gersik Putih

Selasa, 23 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

SUMENEP, detikkota.com – Polemik rencana pembangunan tambak garam di kawasan Pantai, Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura yang mendapatkan penolakan kuat oleh warga setempat mendapatkan perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dengan tegas mengintruksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Anwar Syahroni Yusuf, segera memanggil Kepala Desa (Kades) Gersik Putih, Mohab.

Fauzi mengaku, permintaan itu telah disampaikan 2 hari setelah dirinya mendapatkan informasi bahwa, kasus di Gersik Putih semakin memanas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami intruksikan kepada Kadis DPMD agar Kades Gersik Putih dipanggil,” tegasnya, Selasa (23/5/2023).

Bupati menyebut, pemanggilan itu bertujuan untuk meminta keterangan dari Kades Gersik Putih mengenai permasalahan yang terjadi.

“Biar ditanyakan bagaimana kok sampai terjadi seperti itu?. Sosialisasi awalnya bagaimana?. Saya tidak mau berbicara hal lainnya, kecuali kenapa bisa begitu?,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan tambak garam dan reklamasi laut di Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura mendapatkan penolakan tegas dari warga setempat, karena dinilai akan menimbulkan kerusakan lingkungan.

Penolakan yang bertujuan melindungi lingkungan tersebut malah mendapatkan kecaman dari pihak investor dan pemerintah desa. Terbaru, 10 warga Gersik Putih yang diketahui getol melakukan penolakan dilaporkan ke Polres Sumenep atas dugaan penyanderaan ponton dan excavator.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru