Terapkan Protokol Kesehatan, STISA Pamekasan Gelar Wisuda Perdana

Minggu, 15 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Sebanyak 49 mahasiswa lulusan program sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Assalafiyah (STISA) Pamekasan di wisuda secara tatap muka di lt II Gedung Hotel Odaita Pamekasan, Jalan Raya Sumenep, dengan ketat menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19, Minggu (15/11/2020).

Dari ke 49 orang wisudawan itu yakni terdiri dari program studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) sebanyak 28 orang, dan untuk program studi Hukum Keluarga Islam (HKI) sebanyak 21 orang.

Prosesi wisuda sarjana perdana di STISA Pamekasan ini berbeda dengan wisudah biasanya yang dihadiri keluarga dan sanak famili. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lapangan, para wisudawan yang memasuki lokasi wisuda diwajibkan memakai masker. Dan sebelum memasuki lokasi prosesi, calon wisudawan diwajibkan mencuci tangan pakai sabun serta dicek suhu badannya. Upaya penerapan 3M tersebut pihak STISA bekerjasama dengan pihak hotel sebagai komitmen memberantas penyebaran Covid-19.

Ali Makki, Ketua STISA Pamekasan mengatakan, prosesi wisuda merupakan momen penting dan berharga bagi mahasiswa yang sudah menyelesaikan pendidikan. Atas pertimbangan itu, pihaknya tetap melaksanakan upacara wisuda secara tatap muka dengan memperketat protokol kesehatan.

“Di masa pandemi Covid-19 ini kita semua harus mengikuti aturan prokes, karenanya, wisuda perdana STISA Pamekasan pun harus mengikuti anjuran pemerintah dengan penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Kendati wisuda perdana ini digelar secara keterbatasan sebab Pandemi Covid-19, kata Mudatsir, tidak menjadi alasan untuk tidak melakukan dengan suka cita serta penuh rasa syukur.

Lebih lanjut, Ali Makki berpesan, agar para wisudawan dapat menjadi representasi STISA Pamekasan yang mampu berkontribusi terhadap masyarakat sesuai dengan bekal keilmuan yang sudah dimiliki selama menempa pendidikan di STISA Pamekasan.

“Karenanya kami berharap, para mahasiswa ketika sudah terjun di masyarakat dapat menjadi bagian daripada masyarakat yang inovatif, beradab dan tentunya dapat menerapkan keilmuannya sesuai dengan bidangnya masing-masing,” tuturnya penuh harap. (HSD)

Berita Terkait

Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Sidak SMPN 47, Eri Cahyadi Soroti Kamar Mandi Rusak dan Minta Anggaran Dioptimalkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027

Berita Terbaru