Tim Gabungan Pemkab Sumenep Pasang Alat Peraga Sosialisasi Peredaran Rokok Ilegal

Rabu, 7 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, membentuk tim Gabungan untuk pemasangan poster rokok ilegal di sejumlah toko toko dengan menjelaskan ciri-ciri rokok ilegal. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan peredaran rokok ilegal.

Pasalnya, Peredaran rokok ilegal di Indonesia khususnya di Kabupaten Sumenep dapat menimbulkan kerugian penerimaan negara dan berdampak pada perusahaan pabrik rokok resmi di Indonesia.

Oleh karena itu, dalam melaksanakan tugas pokok di bidang pengawasan dan fungsi community protector sekaligus optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai. Untuk mencegah peredaran rokok ilegal Pemerintah Daerah gencar melaksanakan kegiatan operasi pasar untuk menekan peredaran rokok ilegal di kabupaten sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Pol PP, Kabupaten Sumenep, Drs. Ach. Laili Maulidy, M.Si, mengatakan, jika pemasangan stiker rokok ilegal di sejumlah toko untuk pendataan dan pengumpulan informasi peredaran barang kena Cukai di kabupaten Sumenep.

“Itu bentuk anjuran dan sosialisasi dan pengumpulan data akan dikirim ke bea cukai,” ucapnya, Rabu (07/09/2022).

Disoal adanya penindakannya pada peredaran rokok ilegal, pihaknya menuturkan bukan kewenangannya, hanya saja Pol PP memberikan sosialisasi dan imbauan saja.

“Itu adalah kewenangan bea cuka, kami hanya mendata dan memberikan himbauan saja, jadi saat ini masih menyisir wilayah kecamatan Pragaan,” jelasnya.

Sementara, Camat Pragaan Heru Cahyono, S.STP, menyambut baik kedatangan para Tim Gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta bagian Perekonomian Setda, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sumenep dalam rangka pemasangan poster rokok secara ilegal di sejumlah toko di Kecamatan setempat.

Pihaknya menyampaikan bahwa, keberadaan tim saat ini untuk melakukan pendataan dan pengumpulan informasi peredaran barang kena cukai di Kabupaten Sumenep.

“Hanya pendataan dan pengumpulan data informasi peredaran barang ilegal, bukan penindakan. Tim juga memberi peringatan kewaspadaan barang ilegal,” terangnya.

Untuk Diketahui, Dalam poster yang ditempel di toko toko tersebut menjelaskan ciri-ciri rokok ilegal, yakni pita cukai palsu, pita cukai berbeda, pita cukai polos atau tanpa pita.

Dijelaskan juga, sanksi rokok ilegal pada Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai yang bunyi, setiap orang yang menawarkan, menjual, menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekatkan pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 ( satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai yang seharusnya dibayar.

Selain itu, poster juga berisi kalimat perintah “Laporkan peredaran rokok ilegal ke Kantor Bea dan Cukai terdekat!”, yang dilengkapi logo Pemerintah Kabupaten Sumenep, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten setempat. (Md/red)

Berita Terkait

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB