Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Wisatawan yang Hilang

Jumat, 12 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, detikkota.com – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut terus berupaya maksimal dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR). Itu dilakukan menindaklanjuti dua orang remaja yang hilang terseret ombak di Pantai Karang Papak Kabupaten Garut.

Seperti diketahui sebelumnya, pada hari Kamis (11/07/2024), sekitar pukul 13.45 Wib. Dua korban bernama, Farhan (17 tahun) dan Rizki (18 tahun), yang merupakan pelajar asal Kabupaten Bandung, dan telah mengalami kejadian nahas tersebut.

Pencarian hari kedua ini dimulai pada Jumat (12/07/2024) pagi, pukul 08.00 Wib, Tim Sar gabungan terbagi menjadi dua jalur yakni jalur perairan dan jalur darat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalur perairan ditempati oleh 2 personel Sat Polairud dan 4 personel Basarnas, sementara jalur darat melibatkan Kasat Polairud Polres Garut AKP Anang Sonjaya beserta anggotanya, personil Koramil Cikelet, Kapolsek Cikelet, Balawisata, Tagana dan relawan setempat.

Kegiatan hari ini dimulai dengan apel gabungan sebelum tim menyisir pantai dari Pantai Santolo hingga Pantai Karang Papak, termasuk sela-sela karang di sekitar pantai.

Kasat Polairud Polres Garut juga menghimbau kepada nelayan dan masyarakat setempat untuk segera melapor kepada Satpolairud Polres Garut dan tim SAR gabungan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berhubungan dengan korban.

Sayangnya, hingga saat ini, kedua korban masih belum ditemukan. Tim SAR tetap berkomitmen untuk melanjutkan pencarian dengan segala upaya yang dimiliki.

“Kami akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan terbaru dari lokasi pencarian,” tutup AKP Anang Sonjaya.

Berita Terkait

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:22 WIB

Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terbaru