Tim Validasi Kota Sehat 2025 Tinjau Lapangan di Kota Probolinggo

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menerima Tim Validasi Lapangan Kota Sehat 2025 di Command Centre, Kantor Wali Kota Probolinggo, Kamis (25/9/2025).

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menerima Tim Validasi Lapangan Kota Sehat 2025 di Command Centre, Kantor Wali Kota Probolinggo, Kamis (25/9/2025).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Penilaian Kota Sehat 2025 memasuki tahap validasi lapangan. Kamis pagi (25/9/2025), Tim Validasi Lapangan Kota Sehat melakukan kunjungan ke Kota Probolinggo dan diterima langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin di Command Centre, Kantor Wali Kota Probolinggo.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Pj. Sekda Kota Rey Suwigtyo, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, lurah, Forum Kota Sehat, hingga perwakilan puskesmas se-Kota Probolinggo.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan komitmen Kota Probolinggo untuk menyajikan kondisi lapangan apa adanya, dengan fokus pada kebersihan, keindahan, dan daya dukung sebagai kota transit, pelabuhan, serta destinasi wisata. Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan, kesehatan, dan kebersihan sebagai pilar pembangunan, termasuk inovasi kesehatan melalui dashboard pemantauan mingguan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, serta program pengelolaan sampah bersama BUMN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapan kami, Kota Probolinggo dapat meraih Adipura, memperkuat perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan kesejahteraan difabel. Data BPS juga menunjukkan penurunan angka kemiskinan, dan kami berkomitmen menurunkannya hingga satu digit,” ujar Aminuddin.

Perwakilan Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Kemendagri, Adam Udi Velianto, menjelaskan bahwa validasi dilakukan dua tahun sekali dengan 136 indikator. Tim yang terdiri dari 10 orang pusat dan provinsi akan melakukan observasi lapangan, dan hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan penilaian Kota Sehat.

Hal senada disampaikan perwakilan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Diana Gunawan, yang menekankan bahwa kehadiran tim bukan hanya untuk menilai, tetapi juga memberikan pendampingan agar tujuan kota sehat benar-benar tercapai.

Usai paparan, tim validasi meninjau sembilan titik lokasi yang ditetapkan Bappeda Litbang Kota Probolinggo, antara lain Sistem Peringatan Dini Kedunggaleng, Pusdalops BPBD, Terminal Bayuangga, lajur sepeda, Puspaga, Pantai Mayangan, Stasiun Probolinggo, hingga BJBR. Validasi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 25–26 September 2025.

Indikator penilaian Kota Sehat meliputi kesehatan masyarakat mandiri, pemukiman dan fasilitas umum, pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, pariwisata, transportasi dan ketertiban lalu lintas, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana.

Penulis : Vv

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB