TPID Sumenep Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim TPID saat memantau harga bahan pokok di Pasar Anom Sumenep.

Tim TPID saat memantau harga bahan pokok di Pasar Anom Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Anom dan Pasar Bangkal sebagai langkah strategis menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga.

Pemantauan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, menyasar sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa meski ada komoditas yang mengalami kenaikan harga, ketersediaannya masih stabil dan tidak mengganggu pasokan,” ujar Dadang, Rabu (23/07/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dadang, meskipun harga beras mengalami kenaikan, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah pengendalian seperti pasar murah, operasi pasar, serta program pangan murah guna menekan lonjakan harga.

Ia menambahkan, saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep bersama PT. Pos Indonesia juga tengah menyalurkan bantuan beras pemerintah melalui Badan Pangan Nasional.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan harga yang wajar dan tidak panik, karena stok bahan pangan masih aman,” lanjutnya.

Terkait pasokan telur lokal yang terbatas, Dadang menjelaskan bahwa selama ini kebutuhan masih bergantung pada pasokan dari luar daerah seperti Blitar. Pemerintah, katanya, akan mendorong kerja sama antar daerah guna menjamin kelancaran distribusi.

Dadang juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya peredaran barang oplosan seperti minyak goreng palsu di wilayah Sumenep, namun pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk melakukan pengawasan ketat.

Adapun hasil pantauan harga di Pasar Anom menunjukkan:

Beras premium merek Sania: Rp14.400/kg

Beras medium lokal merek Kepompong: Rp14.800/kg

Gula pasir dalam negeri: Rp16.500/kg

Minyak goreng kemasan premium (1 liter): Rp16.000

Minyak curah: Rp17.800/liter

Telur ayam ras: Rp29.000/kg

Cabai merah besar: Rp32.000/kg

Cabai rawit merah: Rp26.000/kg

Bawang merah: Rp55.000/kg

Bawang putih: Rp29.000/kg

Tomat sayur: Rp15.000/kg

Dengan langkah ini, TPID berharap masyarakat tetap tenang dan mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru