Wabup Sumenep Tekankan Program Kerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim saat memimpin Apel Gabungan ASN di Kantor Bupati Sumenep, Senin (05/01/2026).

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim saat memimpin Apel Gabungan ASN di Kantor Bupati Sumenep, Senin (05/01/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim meminta pimpinan perangkat daerah dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep menyusun serta melaksanakan program kerja yang terukur dan tepat sasaran. Hal tersebut dinilai penting agar setiap program pembangunan benar-benar berorientasi pada hasil dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Wabup KH. Imam Hasyim saat Apel Gabungan ASN di Kantor Bupati Sumenep, Senin (05/01/2026). Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan program kerja merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.

Ia menekankan, perangkat daerah tidak boleh hanya berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi harus memastikan bahwa program yang dijalankan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap program kerja harus memiliki indikator yang jelas, target terukur, dan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga memaparkan realisasi APBD Tahun Anggaran 2025. Pada sisi pendapatan, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), realisasi tercatat melampaui target hingga 109,18 persen. Dibandingkan realisasi pendapatan tahun 2024, pendapatan tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 15,9 persen atau sekitar Rp48,4 miliar.

Sementara pada sisi belanja, realisasi belanja daerah tahun anggaran 2025 terserap sebesar 88,30 persen atau sekitar Rp2,38 triliun.

Wabup menegaskan, perangkat daerah perlu melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program kerja untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta melakukan perbaikan dan penyesuaian kebijakan jika diperlukan.

“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan demi memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Stabil di Atas 5,5 Persen
Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat
Menhaj Perkuat Layanan Haji 2026 Lewat Digitalisasi dan Pengawasan Ketat
Bupati Fauzi Naik Becak, Pemkab Sumenep Terapkan Rabu Transportasi Non-BBM
Bupati Fauzi Isi Jabatan Strategis, Perkuat Kinerja Birokrasi Sumenep
Kurangi BBM, Sumenep Uji Coba WFH dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
DPRD dan Pemkab Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Perkuat Ekonomi Daerah
Serapan Baru 2,66 Persen, DPUTR Purwakarta Siap Genjot Proyek Fisik Mulai Triwulan II

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:48 WIB

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Stabil di Atas 5,5 Persen

Kamis, 9 April 2026 - 14:41 WIB

Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat

Kamis, 9 April 2026 - 11:51 WIB

Menhaj Perkuat Layanan Haji 2026 Lewat Digitalisasi dan Pengawasan Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 16:50 WIB

Bupati Fauzi Naik Becak, Pemkab Sumenep Terapkan Rabu Transportasi Non-BBM

Rabu, 8 April 2026 - 11:21 WIB

Bupati Fauzi Isi Jabatan Strategis, Perkuat Kinerja Birokrasi Sumenep

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma saat memimpin rapat koordinasi stabilitas stok LPG 3 kilogram dan BBM di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (9/4/2026).

Pemerintahan

Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat

Kamis, 9 Apr 2026 - 14:41 WIB