Wakil Menteri BUMN 1 Kunjungi Pindad Tinjau Perkembangan Industri Pertahanan Nasional

Senin, 2 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, detikkota.com – Budi Gunadi Sadikin Wakil Menteri BUMN 1, didampingi oleh Liliek Mayasari Asisten Deputi Bidang Industri Pertahanan & Manufaktur, beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Pindad (Persero), Bandung pada Senin, (26/11/2020).

Abraham Mose Direktur Utama PT Pindad (Persero) beserta Jajaran Komisaris, Direksi dan pejabat eselon 1 menerima Wakil Menteri BUMN 1 beserta jajaran.

Abraham Mose merasa terhormat dengan kunjungan kerja Wakil Menteri BUMN 1 untuk melihat perkembangan PT Pindad (Persero) sebagai industri pertahanan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Membuka seluruh rangkaian kegiatan kunjungan Wakil Menteri BUMN 1, Abraham Mose memberikan sambutan dan paparan mengenai profil dan produk PT Pindad (Persero) yaitu produk-produk pertahanan & keamanan meliputi Senjata Api, Munisi dan Kendaraan Khusus.

Salah satu produk unggulan PT Pindad (Persero) sekaligus kebanggaan Indonesia adalah produk senjata PT Pindad (Persero) yaitu SS2 V4 telah dipercaya TNI untuk dapat menjuarai kejuaran tembak internasional AARM dan AASAM.

Berbagai produk munisi, baik munisi kaliber kecil (kal. 5,56mm hingga 12,7mm), kaliber besar, mortir dan pesawat mortir, berbagai granat tangan hingga bom.

Kemudian Abraham memperkenalkan Kendaraan Tempur Anoa yang telah terjun dalam misi perdamaian PBB, Kendaraan tempur 4×4 Komodo, Medium Tank Harimau yang digadang-gadang akan menjadi kendaraan tempur andalan TNI hingga Kendaraan Taktis Ringan Maung.

PT Pindad (Persero) juga memiliki kapasitas untuk memproduksi senapan mesin SM5 Kal. 12.7mm dan RCWS Kal. 30mm yang sudah digunakan oleh Bakamla untuk menjaga keamanan di Kepulauan Natuna.

“Salah satu kabar terbaru yang membanggakan adalah produk SM5 digunakan oleh Bakamla untuk menjaga keamanan di Natuna,” jelas Abraham.

Tidak hanya produk pertahanan dan keamanan, Abraham juga memaparkan perkembangan produk industrial PT Pindad (Persero) seperti alat berat excavator, dan alat mesin pertanian yang dapat mendukung program Food Estate, tabung gas LPG, penambat rel kereta api hingga produk medis yaitu ventilator.

Wakil Menteri BUMN 1, Budi Gunadi Sadikin mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh PT Pindad (Persero) sekaligus mengungkapkan kekaguman dan ketertarikan terhadap produk-produk Pindad.

Dalam kunjungan tersebut, Budi Gunadi Sadikin berpesan ke Komisaris dan Direksi PT Pindad (Persero) untuk membangun industri terutama sebagai industri pertahanan nasional yang dapat mendukung pertahanan keamanan Indonesia.

“Saya titip ke Pindad, ke Komisaris dan Direksi, untuk membangun industri pertahanan agar memenuhi Minimum Essential Force TNI kita.

Saya juga berharap Pindad dapat mengembangkan ekosistem industri agar melibatkan industri-industri tanah air yang muaranya di industri pertahanan.

Pindad sudah memiliki visi yang sangat baik, perlu untuk memperhatikan kinerja sebagai industri dengan menggunakan prinsip-prinsip perusahaan, pengelolaan anggaran dan disiplin keuangan secara tepat,” jelas Budi Gunadi Sadikin.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi fasilitas produksi PT Pindad (Persero) yang diawali dengan melihat produk Industrial Pindad, yaitu Excavator, alat mesin pertanian, tabung gas hingga produk alat kesehatan Ventilator, Pindad VRM.

Rombongan Wakil Menteri BUMN 1 kemudian mengunjungi fasilitas produksi kendaraan khusus lalu diakhiri dengan mencoba menembak menggunakan senjata Pindad. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB