1150 Personil Diturunkan amankan Aksi Demo Tolak Omnibus Law di Kabupaten Banyuwangi

Senin, 12 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demo tolak UU Cipta kerja

Aksi demo tolak UU Cipta kerja

BANYUWANGI, detikkota.com – 1150 Personil di turunkan Guna Amankan Aksi demo tolak Omnibus Law di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi. Meski aksi tersebut sempat diwarnai pelemparan batu dan botol minuman ke arah petugas namun para demonstran akhirnya bisa tertib dan kondusif.

Aksi demo yang digelar sejak pagi ini senin (12/10/20) tak lain menuntut penolakan Undang undang Omnibus Law yang telah di sahkan oleh DPR RI. Pasalnya, langkah DPR RI mengesahkan Omnibus Law yang diusulkan pemerintah pusat dianggap telah menyederai nasib para buruh.

Untuk itu ribuan massa yang terdiri dari gabungan mahasiswa, dari beberapa universitas, pelajar dan elemen masyarakat di kota gandrung ini terjun ke lapangan untuk menyampaikan orasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi kita menandatangani aspirasi dari tuntutan saudara-saudara kita, untuk diteruskan ke pemerintah pusat. Salah satunya menolak Omnibus Law,” ungkap I Made Cahyana Negara Ketua DPRD Banyuwangi kepada wartawan setelah berdialog dengan para demonstran.

“Silahkan saja menyampaikan aspirasi karena masyarakat memang dilindungi Undang-undang. Akan tetapi harus dilaksanakan dengan tertib,” pungkasnya

Sedangkan pihak polresta Banyuwangi menurunkan anggotanya sebanyak 1.150 personil untuk mengamankan berjalan nya demo. Harapannya dalam unjuk rasa ini berjalan secara tertib sehingga tujuan daripada kegiatan tercapai.

“Semua anggota sudah berbaur dengan para pengunjuk rasa serta dilakukan komunikasi dengan teman-teman agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan , Untuk adik-adik para pelajar dihimbau jangan ikut dalam aksi karena dalam Undang-undang nya tidak boleh. Banyuwangi damai, mari kita jaga bersama Banyuwangi tercinta ini,” pungkas Arman. (red)

Berita Terkait

BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga
Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta
Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans dalam Ops Keselamatan Semeru 2026
Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop
Jelang Peresmian Presiden, Polres Purwakarta Ikuti Anev SPPG MBG Polda Jabar
Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers
Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu
HPN 2026, Ketua PD MIO Indonesia Sumenep Tekankan Pentingnya Pers Merdeka dan Berintegritas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:57 WIB

BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:57 WIB

Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:33 WIB

Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans dalam Ops Keselamatan Semeru 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:56 WIB

Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:10 WIB

Jelang Peresmian Presiden, Polres Purwakarta Ikuti Anev SPPG MBG Polda Jabar

Berita Terbaru