520 Warga Binaan Lapas Lumajang Diusulkan Terima Remisi HUT ke-80 RI

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com – Sebanyak 520 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang diusulkan menerima remisi atau pengurangan masa hukuman dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari separuh penghuni Lapas saat ini.

Kepala Lapas Kelas IIB Lumajang, Mahendra Sulaksana, mengatakan usulan remisi bervariasi antara satu hingga enam bulan, bergantung pada lamanya masa pembinaan dan perilaku warga binaan selama menjalani hukuman.

“Remisi ini adalah penghargaan atas upaya perbaikan diri. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus melangkah ke arah yang lebih baik,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahendra menjelaskan, pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi bagian dari sistem pembinaan yang berorientasi pada reintegrasi sosial. Dengan begitu, warga binaan diharapkan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif dan membawa nilai positif.

Pengajuan remisi mengikuti kriteria tertentu seperti kedisiplinan, partisipasi aktif dalam pembinaan, serta sikap saling menghargai. Warga binaan yang belum memenuhi syarat akan terus dibina agar memiliki kesempatan memperoleh remisi di masa mendatang.

“Momentum kemerdekaan ini kami maknai sebagai kesempatan memberikan harapan baru. Dengan remisi, warga binaan diharapkan merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berproses menjadi lebih baik,” tambahnya.

Selain pembinaan kepribadian, Lapas Lumajang juga memberikan pelatihan keterampilan seperti pertukangan, pertanian, dan kerajinan tangan. Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal saat warga binaan kembali ke masyarakat.

Keputusan final penerima remisi akan ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM, paling cepat sehari sebelum upacara HUT RI berlangsung.

Berita Terkait

Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran
Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:53 WIB

Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru